Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penahanan Ratna Sarumpaet Diperpanjang Hingga 40 Hari ke Depan

Ratna sudah menjalani masa penahanan selama 17 hari sejak Jumat (5/10/2018) lalu. Awalnya penyidik menetapkan menahan Ratna selama 20 hari.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Penahanan Ratna Sarumpaet Diperpanjang Hingga 40 Hari ke Depan
Rangga Gani/Grid.ID
Dahnil Anzar menjadi saksi dalam persidangan kasus hoax Ratna Sarumpaet. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) memutuskan untuk memperpanjang masa penahanan Ratna Sarumpaet.

"Ya benar penahanan Ratna diperpanjang," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (22/10/2018).

Argo menjelaskan penambahan masaa tahanan Ratna dilakukan selama 40 hari ke depan.

"Penahanan 40 hari ke depan," jelas Argo.

Penyidik melakukan perpanjangan penahanan Ratna karena berkas perkara kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks belum juga rampung.

Ratna sudah menjalani masa penahanan selama 17 hari sejak Jumat (5/10/2018) lalu. Awalnya penyidik menetapkan menahan Ratna selama 20 hari.

Seperti diketahui, polisi menetapkan Ratna Sarumpaet tersangka menyebarkan berita bohong alias hoaks soal penganiayaan.

Rekomendasi Untuk Anda

Dirinya ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (4/10/2018) malam. Dia diciduk sebelum naik pesawat meninggalkan Indonesia.

Baca: Banggar: Usulan Dana Saksi Tidak Bisa Direalisasikan

Ratna disangkakan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang-Undang ITE terkait penyebaran hoaks penganiayaan.

Atas kasus tersebut, Ratna terancam 10 tahun penjara. Ratna juga terancam pasal 14 UU nomor 1 tahun 1946. Pasal ini menyangkut kebohongan Ratna yang menciptakan keonaran.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas