Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gelar OTT di Cirebon, KPK: Ada Dugaan Jual Beli Jabatan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) penyelenggara negara di Cirebon, Jawa Barat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Gelar OTT di Cirebon, KPK: Ada Dugaan Jual Beli Jabatan
Tribun Jabar/Siti M
Wartawan berkumpul di Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (24/10/2018) malam, untuk mencari tahu ihwal Sunjaya Purwadisastra yang terjaring OTT KPK. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) penyelenggara negara di Cirebon, Jawa Barat.

Kali ini, tim lembaga antirasuah itu dikabarkan mengamankan sejumlah oknum yang diduga melakukan praktik rasuah.

Baca: Daftar Pemain Top yang Sama Sekali Tak Dilirik Timnas Indonesia di Piala AFF 2018

"Benar, hari ini ada giat di Cirebon. Ada kepala daerah yang ikut diamankan. Dugaan jual beli jabatan dan ada setoran dari pengusaha," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Informasi dihimpun, sejumlah oknum yang diamankan tersebut sedang dibawa ke Gedung KPK, Kuningan, ‎Jakarta Selatan. 

Namun, kata Agus, KPK belum bisa memberikan informasi lebih rinci terkait perkara yang menimpa kepala daerah tersebut.

"Masih diperlukan pendalaman. Besok Kamis (25/10/2018) akan dijelaskan dalam konfrensi pers di KPK," katanya.

KPK sendiri memiliki waktu ‎1X24 jam untuk menentukan status hukum para oknum yang diamankan.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, mengatakan dalam OTT Cirebon tersebut, KPK mengamankan barang bukti berupa uang. Namun tidak jelas berapa jumlahnya.

"Diamankan 7 orang . Barang bukti berupa transfer dan uang," jelas Basaria.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas