Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun

Hari ini Panen Raya Jagung di Jawa Timur

Gelaran panen raya untuk Provinsi Jawa Timur akan diadakan di 7 kabupaten, yaitu Tuban, Lamongan, Lumajang, Jember, Kediri, Mojokerto, dan Pasuruan.

zoom-in Hari ini Panen Raya Jagung di Jawa Timur
dok. Kementan
Gelaran panen raya untuk Provinsi Jawa Timur akan diadakan di 7 kabupaten, yaitu Tuban, Lamongan, Lumajang, Jember, Kediri, Mojokerto, dan Pasuruan. 

Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah menggelar Gerakan Panen Jagung Serentak di sejumlah titik di provinsi Jawa Timur pada Sabtu, 10 November 2018. “Gelaran panen jagung secara serentak ini dapat menjadi bukti petani kita masih bisa mencukupi kebutuhan jagung saat ini,” ungkap Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Maman Suherman dalam keterangan pers, hari ini (9/11).

Gelaran panen raya untuk Provinsi Jawa Timur akan diadakan di 7 kabupaten, yaitu Tuban, Lamongan, Lumajang, Jember, Kediri, Mojokerto, dan Pasuruan. “Terdapat 10 kecamatan yang direncanakan akan mengadakan panen raya,” sebut Maman.

Hingga keterangan pers ini dirilis, tercatat areal panen kurang lebih seluas 5 ribu hektare. Luas panen terbesar terdapat di Kecamatan Jenggawah, Jember seluas 2.901 hektare dan Kecamatan Kraton, Pasuruan seluas 1.496 hektare.

Informasi tentang panen jagung minggu ini sebelumnya sempat diutarakan oleh Ketua Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) Sholahuddin, minggu lalu. Sholahuddin menyebutkan sejumlah lokasi di Jawa Timur siap untuk melakukan panen.

Lebih lanjut, Sholahuddin optimistis bahwa produksi jagung hingga akhir tahun bisa mencapai target yang ditetapkan pemerintah. Apalagi panen di tahun ini mencakup lahan yang luas. "Pertanaman jagung Bulan September mencapai 5,86 juta hektar tersebar diwilayah Indonesia, dan sampai Bulan Oktober produksi jagung diperkirakan mencapai 25,97 juta ton, Insya Allah dengan semangat petani untuk menanam, target 30,05 juta ton jagung di 2018 bisa tercapai, semangat petani itu yang perlu kita jaga," tutur Sholahuddin.

Dalam kurun waktu empat tahun, produksi jagung telah meningkat signifikan. Pada tahun 2014, produksi jagung di Indonesia sebesar 19,0 juta ton, dan tahun 2015 meningkat menjadi 19,6 juta ton. Pada tahun 2016 produksi jagung kembali meningkat menjadi 23,6 juta ton, demikian juga tahun 2017 mencapai 28,9 juta ton.(*)

Berita Rekomendasi
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas