Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Ditolak Kubu Prabowo Jadi Moderator Debat Pilpres, Najwa Shihab: Jangan Ragukan Independensi Saya

Menurut Nana, dirinya selalu menjaga independensi selama menjadi host. Sikap itu, diperlihatkannya dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan kritis.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Ditolak Kubu Prabowo Jadi Moderator Debat Pilpres, Najwa Shihab: Jangan Ragukan Independensi Saya
Instagram/ najwashihab
Najwa Shihab liburan ke Australia bersama keluarga 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia mengatakan ada beberapa nama yang akan menjadi moderator untuk debat kedua pada 17 Februari mendatang. Salah satu kandidat moderator yang sudah ditampung KPU RI adalah Najwa Shihab, jurnalis senior sekaligus presenter Mata Najwa.

Saat dikonfirmasi, Nana sapaan akrab Najwa Shibab membenarkan adanya informasi itu.

Dia bercerita informasi awal kabar tersebut diperolehnya dari pemberitaan di media online.

"Baru baca lewat media online. Beberapa berita," ucap Nana kepada Tribun, Selasa (22/1/2019).

Menurut Nana, dirinya selalu menjaga independensi selama menjadi host. Sikap itu, diperlihatkannya dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan kritis.

Baca: Diusulkan Jadi Moderator Debat Pilpres, Fadli Zon Sebut Najwa Shihab Terafiliasi Politik Tertentu

Ia mencontohkan sikapnya saat gelaran Pilgub DKI Jakarta 2017 silam, kala itu dua pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno mau tampil di program Mata Najwa yang dipandu langsung oleh dirinya.

"Kalau teman-teman semua masih ingat, saat Pilgub DKI, yang dikatakan juga bahwa saya tidak netral, kedua paslon di putaran kedua selalu datang kalau kami undang. Bahkan Anies-Ahok bersedia berdebat di Mata Najwa dengan format dialog yang interaktif dan dinamis, format yang berbeda dengan KPU," ujar Nana.

Baca: Dianggap Kubu Prabowo-Sandi Tak Independen, Najwa Shihab: Lihat Pilgub DKI

Rekomendasi Untuk Anda

Selalu mengedepankan objektivitas dalam memandu setiap acara. Ini yang dianggap Nana menjadi alasan kenapa Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno mau kembali tampil untuk pertama kalinya di acara Mata Najwa selepas terpilih menjadi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI.

Pun serupa juga terjadi pada Djarot Saiful Hidayat yang mau datang jika diundang Mata Najwa setelah Pilkada DKI Jakarta bergulir.

"Setelah itu pun, beberapa kali keduanya kerap hadir di Mata Najwa. Begitu pula dengan Pak Djarot ketika baru berhenti jadi Gubernur, bersedia diundang datang ke Catatan Najwa," kata Nana.

Baca: BERITA FOTO: Si Cantik Selha Purba, Anggota PPSU dari Kelurahan Kelapa Gading Timur

Oleh karena itu, Najwa berharap kepada semua pihak untuk tidak meragukan independensinya. “Silakan cek ulang saja soal ini. Kepada semua pihak, saya akan terus menjunjung tinggi independensi,” tegas Nana.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Priyo Budi Santoso mengatakan pihaknya akan menggodok untuk kemudian menentukan sikap terkait rencana KPU memilih Najwa Shihab sebagai moderator. "BPN Prabowo-Sandi belum menyampaikan sikap untuk menolak kepada seseorang apalagi itu sekelas Najwa Shihab. Najwa Shihab adalah salah satu host TV dan presenter ternama yang sedang moncer dan kita menghormati reputasinya selama ini," ujar Priyo.

BPN dikatakan Priyo baru akan menentukan sikap ketika KPU RI telah menetapkan siapa saja yang akan menjadi medorator pada debat putaran kedua nantinya.

"Nanti akan kita godok bersama-sama pada pertemuan dengan KPU yang sedianya akan diselenggarakan hari Kamis atau Jumat pada minggu ini, Jadi Lebih baik tunggu tanggal mainnya," kata Priyo.

Untuk itu Priyo berharap moderator debat putaran kedua Pilpres 2019 adalah orang yang tidak memihak kepada calon manapun, serta tidak berafiliasi pada semua hal termasuk unsur-unsur politik. "Nanti nama-nama yang akan muncul tetap kita apresiasi sebagai calon-calon moderator yang hebat,"ucapnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas