Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Arsul Sani: Kalau Ngomong Di Depan Publik Harus Terukur

Ahok telah menjalani hukuman selama 1 tahun 8 bulan 15 hari setelah vonis 2 tahun dipotong remisi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Arsul Sani: Kalau Ngomong Di Depan Publik Harus Terukur
Chaerul Umam/Tribunnews.com
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Arsul Sani. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Arsul Sani mengimbau agar dapat menahan diri menyampaikan pernyataan di depan publik.

Hal itu disampaikan Arsul menyikapi kasus yang menjerat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang hari ini sudah menghirup udara bebas.

Dia menilai kasus yang menimpa Ahok harus menjadi pelajaran semua pihak.

"Semua ketika kita berstatement di depan publik itu harus terukur," ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Terukur yang dimaksud, kata Arsul, berhati-hati dan tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

“Enggak salah tuh satu hal, tetapi mempertimbangkan supaya tidak ada kegaduhan itu hal yang lain juga, yang harus kita pertimbangkan," tutup Sekjen PPP itu.

Ahok hari ini bebas murni setelah menjalani masa hukuman atas kasus penodaan agama.

Rekomendasi Untuk Anda

Ahok telah menjalani hukuman selama 1 tahun 8 bulan 15 hari setelah vonis 2 tahun dipotong remisi. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas