Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gempa Hari Ini

Gempa Berkekuatan 5,7 SR Guncang Seram, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,7 skala richter mengguncang wilayah Laut Seram, Minggu (3/2/2019) pukul 16.36.49 WIT.

Gempa Berkekuatan 5,7 SR Guncang Seram, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi gempa bumi: Kendaraan melintas di jalan yang retak akibat gempa di Jalan Tanjung - Bayan, Lombok Utara, NTB, Kamis (9/8/2018). (foto tidak ada kaitannya dengan berita yang ditayangkan). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,7 skala richter mengguncang wilayah Laut Seram, Minggu (3/2/2019) pukul 16.36.49 WIT.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi memiliki kekuatan 5,7 skala richter yang kemudian dimutakhirkan menjadi 5,4 skala richter.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3,22 LS dan 130,78 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 65 km arah Timur Laut Seram Bagian Timur, Propinsi Maluku pada kedalaman 40 km.

Baca: Menhub Budi Karya Beberkan Keberhasilan Pemerintah dalam Dialog Nasional di OKU

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas North Seram Thrust.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dipicu penyesaran naik (thrust fault)," kata Rahmat Triyono dalam keterangannya.

Baca: Info BMKG: Peringatan Dini Wilayah Jabodetabek Minggu (3/1/2019), Waspada Hujan Lebat disertai Petir

Lanjut dia, guncangan gempa bumi dilaporkan dirasakan di daerah Kecamatan Siwalalat II MMI.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami," ujarnya.

Hingga pukul 17.15 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 2 kali aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Baca: Respons Kubu Prabowo Sikapi Pernyataan Jokowi Singgung Indonesia Bubar 2030

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang sebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (inatews.bmkg.go.id atau www.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg," katanya.

Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas