Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Wapres JK Bantah Tudingan Prabowo Terkait Kebocoran Anggaran Rp 500 Triliun

Jusuf Kalla membantah tudingan kebocoran anggaran yang mencapai 25 persen oleh calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Wapres JK Bantah Tudingan Prabowo Terkait Kebocoran Anggaran Rp 500 Triliun
Tribunnews.com/Rina Ayu Panca Rini
Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla membantah tudingan kebocoran anggaran yang mencapai 25 persen yang pernah disebutkan oleh calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

JK menilai, kebocoran anggaran yang terjadi sebesar 2,5 persen.

JK pun memberikan penjelasan terkait hal itu.

Mantan Menko Kesra ini menerangkan, katakanlah APBN tahun ini yang ada adalah Rp 2.000 triliun.

Baca: Yenny Wahid Terkejut Usai Diskusi soal Milenial dengan Maruf Amin

Dari itu, kata JK, oknum hanya dapat menyelewengkan anggaran dalam penggunaan belanja modal dan belanja barang.

"Jadi, kalau yang katakanlah Rp 550 triliun belanja barang dan belanja modal, itu maksimum yang bisa diambil kalau 10 persen itu Rp50 triliun. Hanya 2,5 persen dari APBN. Jadi tidak 25 persen dari total APBN, jadi hanya 2 persen dari APBN," kata JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

"Itu kalau Rp 50 triliun maksimum, itu bahaya juga ya," sambung dia.

Baca: Ani Yudhoyono Sakit, Annisa Pohan Unggah Kutipan Doa hingga Pernah Curhat Soal Perlakuan Ibu Mertua

JK menuturkan, apa yang disampaikan capres dari Partai Gerindra itu berlebihan dan salah hitungan.

"Tapi tidak Rp 500 triiliun. Karena tidak mungkin korupsi gaji pegawai-pegawai saya ini, tentara, mana mungkin. Jadi salah penafsirannya. Hitung-hitungannya keliru untuk itu. Bahwa yang bisa dikorupsi itu saya singgung lagi hanya belanja barang dan belanja modal," terang Wapres.

Terbukti ujar JK, pemerintah tidak mentolerir kebocoran anggaran seberapa pun besarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas