Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Survei Kompas: 41,7 Persen Pemilih Golkar Memilih Prabowo-Sandi di Pilpres

Pemilih PDI Perjuangan dan Partai Gerindra paling tunduk dalam mendukung pasangan calon presiden dan wakil presidennya yang diusung masing-masing.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Survei Kompas: 41,7 Persen Pemilih Golkar Memilih Prabowo-Sandi di Pilpres
Ist for ribunnews.com
Bendera Partai Golkar dipasang menyambut kehadiran Calon Presiden Jokowi di Riau. 

Sementara, 12,4 persen berbelok memilih Jokowi-Ma'ruf.

Hanya 2,2 persen yang belum menentukan pilihan.

Partai politik lainnya yang cukup tunduk pada arahan partainya, antara lain Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Nasdem, misalnya.

Dengan capaian elektabilitas sebesar 2,6 persen berdasarkan survei, jumlah yang memilih Jokowi-Ma'ruf sebesar 80,8 persen.

Sementara, yang memilih Prabowo-Sandiaga sebesar 15,4 persen.

PPP juga senada.

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan raihan elektabilitas 2,7 persen berdasarkan survei, jumlah yang tunduk pada arahan partai dengan memilih Jokowi-Ma'ruf sebesar 66,7 persen.

Sementara, ada 27,8 persen yang tidak tunduk dengan memilih Prabowo-Sandiaga.

Adapun Partai Demokrat, dengan elektabilitas sebesar 4,6 persen berdasarkan survei, jumlah yang taat pada instruksi partai dengan memilih Prabowo-Sandiaga sebesar 66,3 persen.

Sementara, yang memilih mendukung Jokowi-Ma'ruf sebesar 31,5 persen.

Partai Golkar menjadi partai politik yang keterbelahan dukungannya paling kental.

Berdasarkan survei, Golkar meraih 9,4 persen.

Dari persentase itu, 55,1 persen tunduk pada arahan partai, yakni memilih Jokowi-Ma'ruf.

Namun ada 41,7 persen yang memilih berbelok mendukung Prabowo-Sandiaga.

Sumber: KOMPAS
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas