Kesaksian Pendukung Kubu 02 di Sidang Ratna Sarumpaet, Rocky Merasa Dibohongi, Amien Rais 'Shock'
Rocky Gerung, ditunjuk menjadi saksi fakta dalam sidang lanjutan kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks
Penulis: Malvyandie Haryadi
Editor: Hendra Gunawan
Tapi dia juga minta maaf, ya udah juga. Tapi kenapa saya masih juga dibully, waktu itu semacam satire," kata dia.

"Padahal isu utama sekarang adalah harga dolar. Itu untuk mengalihkan suasana yang tegang makanya saya bikin becanda.
Mending ngomongin dolar dah. Kan udah minta maaf, saya nggak tahu," imbuh Rocky.
Dahnil Anzar Mengaku Tidak Tega
Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019), Koordinator juru bicara BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, dihadirkan sebagai saksi.
Dahnil Anzar Simanjutak tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sekira pukul 09.30 WIB.
Mengenakan kemeja putih dengan peci hitam, Dahnil Anzar Simanjuntak sempat mengacungkan jari jempol dan telunjuk yang biasa dilakukan pendukung Prabowo-Sandiaga saat duduk di bangku penonton sidang.
Dahnil Anzar Simanjuntak diperiksa bersama dua saksi lainnya yakni orang yang berdemo saat kasus Ratna Sarumpaet mencuat.

Dalam persidangan, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan berbagai hal yang diketahuinya terkait perkara Ratna Sarumpaet.
Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku mendengar kabar Ratna Sarumpaet dianiaya saat dirinya rapat BPN Prabowo-Sandiaga pada 1 Oktober 2018.
Baca: Siapkan 500 Kontainer Plastik Data C1 Untuk Ungkap Fakta Penghitungan Suara
Baca: Khawatir Di-Hack, Input Data C1 Tim Prabowo-Sandi di Kedai Kopi dan Rumah Relawan
Dalam rapat tersebut, Prabowo Subianto juga ikut hadir.
"Saat itu kami sedang pertemuan dengan BPN. Itu pertemuan rutin saja. Tiba-tiba ada kabar Bu Ratna jadi korban penganiayaan," ujar Dahnil Anzar Simanjuntak di Ruang Sidang Kartika, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019).
Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan Prabowo Subianto mendapatkan kabar tersebut melalui stafnya.
Kabar tersebut mengatakan jika Ratna Sarumpaet dianiaya sekelompok orang di Bandung.