Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mabes Polri Pastikan Isu Gedung KPUD Sumatera Selatan Dibakar Massa Hoaks

Mabes Polri menegaskan kabar Gedung KPUD Sumatera Selatan dibakar massa adalah hoaks alias berita bohong.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mabes Polri Pastikan Isu Gedung KPUD Sumatera Selatan Dibakar Massa Hoaks
Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri menegaskan kabar Gedung KPUD Sumatera Selatan dibakar massa pendemo adalah hoaks atau berita bohong.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Mabes Polri telah melakukan komunikansi dengan jajarannya di daerah soal kabar tersebut.

"Dari info yang saya dapat dari Kabid Humas (Polda Sumsel) berita tersebut adalah hoaks," ujar Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019).

Baca: Bantah Pembakaran Dokumen Pemilu di Papua, KSP : Ada yang Ingin Buat Isu Tidak Aman

Ia menjelaskan jika jajarannya bersama KPU telah meninjau langsung gedung yang berada di Jalan Pangeran Ratu Blok B8 Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.

Karena itu, jenderal bintang satu tersebut memastikan berita yang beredar di media sosial dipastikan tidak benar.

"Yang jelas Polda Sumsel bersama KPU sudah meluncur ke sana. Jadi berita-berita yang ada di medsos tidak benar," kata dia.

Baca: KPU Lakukan Investigasi Terkait Video Pembakaran Surat dan Kotak Suara di Papua

Dikutip dari sripoku.com, sebelumnya beredar informasi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Sumatera Selatan di Jakabaring Palembang dibakar massa pendemo, Rabu (24/4/2019).

Rekomendasi Untuk Anda

Tim Sripoku.com pun langsung melakukan pengecekan ke lokasi.

Namun, saat dikonfirmasi ke pihak KPU Sumsel, info yang beredar tersebut dipastikan hoax atau bohong.

Dihubungi Sripoku.com, Hepriyadi selaku Komisioner KPU Sumsel Bidang Hukum dan Pengawasan mengatakan info yang beredar tidak benar.

"Tidak ada bakar-bakaran. kabar yang beredar itu hoax," ujar Hepriyadi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas