Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sudah 230 Petugas KPPS Meninggal, Polisi 18 Orang

Hingga Jumat (26/4/2019) siang sudah 230 orang petugas KPPS meninggal dan 1.671 orang jatuh sakit.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sudah 230 Petugas KPPS Meninggal, Polisi 18 Orang
EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMSEL.COM
Rosmala bersama anaknya saat menyaksikan jenazah Simbolon dimasukkan di liang lahat di TPU Kelurahan Belalau, Kecamatan Lubuklinggau Utara I. Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Cerita Petugas KPPS Lubuklinggau Meninggal Dunia, Meski Keringat Dingin Simbolon Tak Mau Digantikan, http://sumsel.tribunnews.com/2019/04/26/cerita-petugas-kpps-lubuklinggau-meninggal-dunia-meski-keringat-dingin-simbolon-tak-mau-digantikan. Penulis: Eko Hepronis Editor: Prawira Maulana 

Personel gugur karena kelelahan secara fisik.

"Badannya merasa tidak enak, saat pengamanan di KPUD, kemudian dibawa ke RS Siloam, di Purwakarta, dalam perawatan 1 hari kemudian meninggal dunia," tutur Dedi Prasetyo.

Dedi Prasetyo mengkui sebagian besar kondisi kesehatan anggota Polri menjadi menurun karena rangkaian pengamanan Pemilu 2019 yang cukup lama.

Baca: Terungkap Isi Chat Ratna dan Fadli Zon, Kirim Foto Wajah Lebam: 08 Harus Tahu Siapa Mengancam Saya

Ia menambahkan bahwa sebagian anggota yang gugur juga karena mengalami gagal jantung.

Dedi menambahkan, Polri akan memberikan sejumlah hak bagi para personel yang meninggal.

Mereka akan menerima gaji terusan secara penuh selama setahun.

Selain itu, juga bakal menerima asuransi bakti Bhayangkara, Asuransi Asapri, Wirapta, serta uang yang berkaitan dengan kedukaan.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, lanjut Dedi, Polri juga telah melakukan evaluasi dari aspek kesehatan bagi para personel yang bertugas serta analisis yang komperhensif divisi kedokteran kesehatan Polri. (tribun network/rina ayu/coz)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas