Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Cuma Copot Kalapas Kasus Perlakukan Napi di Nusakambangan, Kemenkumham Tak Selesaikan Masalah

"Jadi digantinya itu semua. Sehingga kalau hanya kalapas, kasubdit, itu tidak akan berpengaruh karena itu sudah menjadi budaya di mereka," ujarnya.

Cuma Copot Kalapas Kasus Perlakukan Napi di Nusakambangan, Kemenkumham Tak Selesaikan Masalah
TRIBUNNEWS.COM/GITA
Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami 

TRIBUNNEWS.COM - Pencopotan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Nusakambangan, atas aksi kekerasan yang terjadi terhadap 26 narapidana, dinilai tak akan menyelesaikan masalah.

Pasalnya, selama ini setiap masalah yang ada di pemasyarakatan jabatan itulah yang selalu di korbankan.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah mengatakan, dari setiap ada kejadian di lapas, yang harusnya bertanggung jawab adalah pimpinanya.

Namun meski diganti, kedepannya pasti akan muncul masalah baru dan tak ada permasalahan yang terpecahkan.

"Kalau menurut saya selalu yang dipersalahkan itu kalapas. Setiap ada kejadian kalapas selalu di copot, nantinya bila ada masalah, seperti itu lagi penyelesaiannya," katanya, saat di konfirmasi, Jumat (3/5/2019).C

Menurut Trubus, selama ini pimpinan di Dirjen Pemasyarakatan lupa bahwa kalapas juga nerupakan karyawan, dia terikat dengan peraturan yang ada diatasnya.

Sehingga, bila ingin melakukan perubahan, Kemenkumham harus melakukan reformasi birokrasi secara menyeluruh.

Tak Manusiawi, Tersebar Video Petugas Lapas Seret Para Napi Nusakambangan Saat akan Dipindahkan
Tak Manusiawi, Tersebar Video Petugas Lapas Seret Para Napi Nusakambangan Saat akan Dipindahkan (Tangkap layar Instagram.com/@insta_majenang)

"Jadi digantinya itu semua. Sehingga kalau hanya kalapas, kasubdit, itu tidak akan berpengaruh karena itu sudah menjadi budaya di mereka," ujarnya.

Trubus menilai, kalau memang mau membenahi pemasyarakatan harus menyeluruh dan komperhensif.

Bukan seperti sekarang ini yang dinilainya parsial dimana selalu karyawan yang bersalah dikasih sangsi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Grid Network
Sumber: GridHot.id
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas