Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Cegah Kivlan Zen ke Luar Negeri, Diduga Hendak ke Brunei Lewat Batam

Terjerat kasus dugaan makar, Mantan Kepala Staf KSAD Mayor Jenderal Purnawiran Kivlan Zen dicegah pergi ke luar negeri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fitriana Andriyani
zoom-in Polisi Cegah Kivlan Zen ke Luar Negeri, Diduga Hendak ke Brunei Lewat Batam
Twitter
Terjerat kasus dugaan makar, Mantan Kepala Staf KSAD Mayor Jenderal Purnawiran Kivlan Zen dicegah pergi ke luar negeri. 

Surat permohonan cegah yang dilayangkan Mabes Polri telah dikabulkan oleh Ditjen Imigrasi. Dengan dikabulkannya surat tersebut, Kivlan tidak bisa ke luar negeri.

"Kami sudah kirimkan surat cekal itu ke Imigrasi. Agar yang bersangkutan dicegah untuk bepergian ke luar negeri. Dan permohonan cekal itu sudah dilakukan Imigrasi," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra, saat dikonfirmasi, Jumat (10/5/2019).

Surat tersebut dilayangkan oleh penyidik Bareskrim Polri sesaat sebelum Kivlan hendak pergi ke Brunei Darussalam. Pemberian surat dilakukan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

"Dicegah keluar negeri. Beliau mau ke Brunei lewat Batam, sudah melalui imigrasi, sudah disampaikan ya," ungkap Asep.

Kivlan Zen Bantah Hendak Pergi ke Brunei

Kivlan Zen didampingi caleg PAN Eggy Sudjana saat demo di Bawaslu, Jumat. (Tribunnews.com)

Kuasa hukum Kivlan Zen, Pitra Romadoni, membantah kliennya bakal berangkat ke Singapura atau Brunei Darussalam pada penerbangan tadi malam.

Pitra menegaskan Kivlan saat ini berada di Batam, Kepulauan Riau.

Rekomendasi Untuk Anda

"Enggak ada ke Brunei maupun Singapura. Beliau ke Batam saja," ujar Pitra saat dikonfirmasi, Sabtu, (11/5/2019).

Alasan Kivlan pergi ke Batam, Pitra mengungkapkan adalah untuk memenuhi urusan pekerjaan. Selain itu dirinya juga ingin menemui saudaranya di Batam.

"Sekaligus lihat saudaranya yang kurang sehat," tutur Pitra.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah melayangkan surat pencegahan terhadap Kivlan untuk bepergian ke luar negeri.

Surat pencegahan itu diberikan penyidik kepada Kivlan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten Terminal 3, Gate 2.

Selain surat pencegahan, penyidik juga memberikan surat pemeriksaan sebagai saksi oleh Kivlan pada Senin (13/5/2019).

Respon Imigrasi Batam

Surat pencegahan yang dikeluarkan pihak kepolisian terhadap Kivlan Zen yang melarang bepergian ke luar negeri sudah diterima pihak Imigrasi Batam.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas