Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Karen Agustiawan Jalani Sidang Pemeriksaan Terdakwa

Menurut dia, perbedaan pendapat antara komisaris dan direksi itu seharusnya sudah tidak menjadi persoalan.

Karen Agustiawan Jalani Sidang Pemeriksaan Terdakwa
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
Karen Agustiawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan, menjalani sidang pemeriksaan terdakwa atas kasus korupsi investasi di Blok Baskar Manta Gummy (BMG), Australia 2009.

Sidang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, pada Kamis (16/5/2019).

Karen menegaskan, selama persidangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak dapat membuktikan dugaan kasus korupsi pada saat melakukan investasi tersebut.

"Telah dibuktikan dakwaan-dakwaan sudah patah. Misalnya dakwaan yang menyatakan akuisisi tidak melalui kajian atau kajian diabaikan. Padahal, kemarin berdasarkan keterangan saksi dan dokumen yang ada telah dibuktikan seluruh temuan dari hasil kajian telah dimasukkan ke dalam perjanjian," kata Karen di persidangan.

Dia menjelaskan, untuk akuisisi blok BMG sudah ada persetujuan dari komisaris PT Pertamina.

Menurut dia, komisaris sudah bertindak di luar ketentuan internal Pertamina dengan mengeluarkan surat persetujuan dan pada saat direksi sudah menandatangani surat persetujuan, tiba-tiba komisaris menyatakan keberatan.

Menurut dia, perbedaan pendapat antara komisaris dan direksi itu seharusnya sudah tidak menjadi persoalan.

Baca: Bertemu Mendagri, Airin Berharap Ada Kenaikan Dana Kelurahan di Tahun 2020

Hal ini, kata dia, karena pada akhirnya pemegang saham yaitu menteri BUMN sudah memberikan pembebasan tanggungjawab.

"Jadi, yang lucu ketika pemegang saham atau yang mempunyai rumah tangga sudah bilang ok, eh sembilan tahun kemudian ada warga tetangga datang dan ngomel-ngomel," kata dia.

Direktur Utama Pertamina periode 2009-2014 itu mengungkapkan pada periode kepemimpinannya, PT Pertamina mendapatkan keuntungan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas