Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hendro Priyono Sebut Aksi Massa 22 Mei Pendukung Prabowo Sudah Ompong

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara ( BIN), Hendropriyono menyebut aksi massa people power mulai ompong

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Hendro Priyono Sebut Aksi Massa 22 Mei Pendukung Prabowo Sudah Ompong
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
ilustrasi 

"Massa yang sekarang bergerak hanya mantan 212, FPI, barisan sakit hati," ujar Hendropriyono.

Selain itu, menurut dia, massa yang akan turun ke jalan pada saat pengumuman hasil Pemilu 2019 itu juga ditunggangi oleh mereka yang sakit hati dengan pemerintah saat ini.

"Yang tadinya pejabat, dicopot enggak mau, bekas menteri dicopot, masa sampai segitunya. Sudahlah, gantian sama yang muda," kata Hendropriyono.

Menurut dia, mereka adalah orang-orang yang tak mampu berpikir jernih lagi.

Hendropriyono menyebut, mereka adalah orang-orang yang rela mengorbankan apa pun demi sebuah nama dan jabatan.

"Yang ingin dapat nama, singgasana. Saya tidak mengerti kenapa sampai hati mengorbankan anak-anaknya sendiri, untuk apa?" kata Hendropriyono.

Siap Pinjamkan Anjing Terlatihnya

Rekomendasi Untuk Anda

Polisi akan mengerahkan banyak kekuatan pesonel dalam pengamanan massa aksi 22 Mei 2019.

Terkait pengamanan aksi 22 Mei 2019, Hendropriyono menyatakan siap pinjamkan anjing-anjing terlatih miliknya jika diperlukan pihak keamanan.

Hal itu untuk mengantisipasi pengerahan massa terkait pengumuman hasil Pemilu 2019 terutama untuk aksi 22 Mei 2019.

 Anggota Kopassus TNI AD beserta anjing terlatih, saat latihan terjun payung, untuk peragaan di HUT TNI ke 72
Anggota Kopassus TNI AD beserta anjing terlatih, saat latihan terjun payung, untuk peragaan di HUT TNI ke 72 (TRIBUNNEWS.COM/NURMULIA REKSO PURNOMO)

Prabowo berani bersumpah penolakannya atas hasil situng yang curang bukan karena ambisi pribadi. (Kolase Tribun Jabar (Facebook/Prabowo Subianto dan Instagram/prabowo))
Rencananya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan hasil Pilpres dan Pileg 2019 pada Rabu (22/5/2019) lusa.

Mengenai anjing yang akan dipinjamkan, Hendropriyono menjelaskan anjing-anjing berukuran besar miliknya itu memiliki kemampuan menyerang hingga mengadang, sehingga mampu mengatasi aksi brutal.

“Kalau dia nyerang, dia gigit tidak akan lepas. Saudara-saudara tahu kan kalau dijilat anjing saja najis, apalagi kalau digigit tidak dilepas-lepas," ungkap Hendropriyono di acara Musyawarah Besar Kaum Muda Indonesia di Gedung Joeang, Jakarta Pusat, Minggu (19/5/2019).

"Sampai kulit Anda itu dibawa pergi baru dilepas,” sambungnya.

Ada sekitar 152 ekor anjing terlatih yang dimiliki Hendropriyono, namun tidak akan dipinjamkan semuanya. Masih ada sebagian anjing yang akan digunakan untuk kegiatan pribadinya.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas