Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Berseragam Dinas, Jaksa Ranu Mihardja Daftar Sendiri ke Pansel Capim KPK

Sebelum mendaftar sebagai capim KPK, Jaksa Ranu mengaku ‎sudah membaca beragam peraturan mekanisme pencalonan pimpinan KPK hingga UU KPK.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Berseragam Dinas, Jaksa Ranu Mihardja Daftar Sendiri ke Pansel Capim KPK
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Jaksa Ranu Mihardja, Kepala Pusat Diklat Manajemen dan Kepemimpinan pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI‎ saat mendaftarkan diri ke Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) KPK, Kamis (4/7/2019) di Kantor Setneg, Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Jaksa Ranu Mihardja, Kepala Pusat Diklat Manajemen dan Kepemimpinan pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI‎ mendaftarkan diri ke Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) KPK, Kamis (4/7/2019).

Yang bersangkutan masuk dalam lima daftar jaksa yang direkomendasikan oleh Jaksa Agung HM Prasetyo maju sebagai capim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2024.

"‎Meski ada rekomendasi tetap kita daftar sendiri lah, kasih sendiri berkasnya. Ngapain suruh-suruh orang. Saya kesini kan bangga, kita pakai baju jaksa," kata Jaksa Ranu di Kantor Setneg, Jakarta, Kamis (4/7/2019) siang.

Sebelum mendaftar sebagai capim KPK, Jaksa Ranu mengaku ‎sudah membaca beragam peraturan mekanisme pencalonan pimpinan KPK hingga UU KPK.

‎Jika nanti terpilih, Jaksa Ranu mengaku bakal mengakselerasi antara pencegahan dan penindakan. Dia pun meyakini bakal lolos seleksi.

Baca: Maruf Amin: Saya Bilang Wapresnya Tetap Pak JK Lah. Saya Penggantinya

"Ini kan baru proses awal, kita semua harus punya keyakinan untuk berusaha‎," tegasnya.

Diketahui Jaksa Ranu bukanlah orang baru di lembaga antirasuah, sebelumnya dia sudah pernah bertugas di KPK.

Rekomendasi Untuk Anda

Selama di KPK, dia pernah menjabat sebagai direktur penuntutan (dirtut) dan Deputi Pengawas Internal. Ketika itu, dia pernah menangkap sendiri 150 petugas KPK gadungan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas