Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat: Tugas Kementan Jamin Stok Pangan Saat Kemarau, Bukan Kendalikan Harga

Naiknya beberapa harga komoditas pangan akibat musim kemarau tak dapat diarahkan sepenuhnya sebagai tanggung jawab Kementerian Pertanian (Kementan).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Content Writer
zoom-in Pengamat: Tugas Kementan Jamin Stok Pangan Saat Kemarau, Bukan Kendalikan Harga
Ist
Ilustrasi 

Naiknya beberapa harga komoditas pangan akibat musim kemarau tak dapat diarahkan sepenuhnya sebagai tanggung jawab Kementerian Pertanian (Kementan).

Hal itu diungkapkan pengamat pertanian Universitas Nasional IGS Soekartono, Selasa (9/7/2019) kemarin.

Soekartono menjelaskan, paling utama yang harus diperhatikan saat musim kemarau atau kekeringan tiba adalah jaminan kesiapan stok pangan di pasaran.

Di situlah, ucap Soekartono, Kementan perlu bekerja keras memastikan bahwa pangan untuk kebutuhan konsumsi masyarakat tersedia.

"Saat kemarau, itulah yang perlu diwaspadai. Tugasnya Kementan memastikan pertanian tetap produktif dan komoditas pangan aman," ujar Soekartono.

Soal harga yang melonjak, menurut Soekartono tak dapat musim kemarau dijadikan sebagai alasan. Sebab hal itu menyangkut jalur distribusi niaga dan pasokan masuk ke pasaran.

"Jadi meskipun kemarau tapi kalau pangannya tetap aman, harga seharusnya tetap stabil. Jika masih mahal, berarti ada sesuatu lain hal kan," ungkap Soekartono.

Rekomendasi Untuk Anda

Beberapa komoditas pangan dikabarkan mengalami kenaikan harga di pasaran, seperti antara lain cabai, bawang dan sayur mayur.

Kenaikan itu dianggap akibat kemarau yang ternyata datang lebih cepat dibandingkan prediksi sebelumnya sehingga berdampak ke produktivitas pertanian.

Sedangkan pihak Kementan telah menegaskan bahwa ketersediaan pangan tetap akan aman untuk pasokan di pasaran.

Kementan telah melakukan berbagai upaya antisipasi kemarau dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas