Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Tembak Polisi di Cimanggis: Berawal dari Emosi, Brigadir RT Lepas 7 Tembakan

Insiden yang terjadi di ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) tersebut menewaskan satu orang polisi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Citra Agusta Putri Anastasia
zoom-in Polisi Tembak Polisi di Cimanggis: Berawal dari Emosi, Brigadir RT Lepas 7 Tembakan
Dwi Putra Kesuma/Tribun Jakarta
Kondisi Polsek Cimanggis pukul 00.30 WIB pasca terjadi suara letusan yang diduga dari senjata api, Jumat (26/7/2019). 

Dilansir Kompas.com, FZ kedapatan tawuran dengan memiliki barang bukti senjata tajam berupa clurit.

Beberapa saat kemudian, orang tua FZ datang ke kantor Polsek Cimanggis.

Mereka didampingi oleh Brigadir RT dan Brigadir R.

Orang tua FZ dan Brigadir RT diketahui sama-sama warga Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok.

Kedua polisi tersebut meminta Bripka RE untuk melepaskan FZ.

"Mereka meminta FZ dibebaskan, namun ditolak oleh Bripka RE," kata Argo saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (26/7/2019).

2. Penembak Emosi

Rekomendasi Untuk Anda

Brigadir RT merasa penolakan yang disampaikan Bripka RE bernada kasar.

Kata-kata Bripka RE yang dianggap kurang menyenangkan menyulut emosi Brigadir RT.

"Proses sedang berjalan dan saya sebagai pelapornya," jawab Bripka RE dengan suara tinggi kepada Brigadir RT, seperti tersebut dalam laporan.

Tak terima dengan suara bernada tinggi oleh Bripka RE, Brigadir RT kemudian pergi menuju ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Cimanggis.

Ia mengambil senjata api untuk melancarkan aksinya.

3. Penembakan 7 Kali

Brigadir RT mengambil senjata api di ruang SPK.

Keluar dari ruangan, ia memberondong peluru kepada Bripka RE sebanyak tujuh kali.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas