Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Eksklusif Tribunnews

Mimpi Vanda Astri Korisano Ingin Terbang Bersama Almarhum Orang Tua

Sedari kecil ia sudah mencintai dunia penerbangan. Ia suka dengan aktivitas di bandara.

Mimpi Vanda Astri Korisano Ingin Terbang Bersama Almarhum Orang Tua
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Vanda Astri Kolisano, pilot asal Papua berpose saat melakukan wawancara khusus dengan Tribunnews.com, di Jakarta, Jumat (2/8/2019). Vanda Astri Kolisano menjadi pilot perempuan pertama asal Papua yang direkrut maskapai Garuda Indonesia. Ia lulus dari pendidikan diploma untuk Aviation for Airline Preparation di Nelson Aviation College Selandia Baru, pada Januari 2018. Pendidikan itu ia tempuh selama 3 tahun sejak 2015. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Vanda Astri Korisano merupakan satu di antara dua pilot pertama perempuan asal Papua. Perjuangan untuk menggapai mimpinya tidak lah mudah.

Sedari kecil ia sudah mencintai dunia penerbangan. Ia suka dengan aktivitas di bandara.

Melihat Boeing 777 membuat Vanda berkeinginan untuk menerbangkan pesawat tersebut. Ia tak mampu berkedip saat melihat pesawat terbang saat kecil.

"Saya dari kecil emang sudah suka sama bandara. Setiap saya ke bandara itu senang banget," tutur Vanda saat berbincang bersama Tribun Network.

Baca: Cerita Sang Ibu Sehari Sebelum Kematian Aurel, Anggota Paskibraka Tangsel yang Meninggal Tiba-tiba

Vanda tak pernah berhenti belajar. Beranjak remaja keinginannya untuk bisa menerbangkan pesawat semakin besar.

Namun, mimpi seakan hendak pudar karena mengetahui realita biaya pendidikan untuk dapat menerbangkan pesawat tidak murah.

Ia merasa akan membebani kedua orang tuanya. Akhirnya, Vanda sempat mengurungkan niatnya bersekolah di dunia penerbangan.

"Kasian orang tua, pas tahu biaya belajar pilot mahal. Yaudah memutuskan ingin menjadi pramugari," tutur Vanda.

Baca: Pengalaman Pilot Perempuan Pertama Asal Papua Terbangkan Pesawat Pertama Kali

Vanda tak menyerah begitu saja. Ia giat belajar. Hingga perjuangannya selama tiga tahum belajar di sekolah berbuah hasil.

Vanda tak menyangka. Saat kelas 3 Sekolah Menengah Atas, ia mendapat kesempatan untuk mendapatkan beasiswa.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Eksklusif Tribunnews

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas