Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kisah Petugas Mercusuar di Perbatasan Indonesia-Papua New Guinea

Aser Lanta (49) bertahun-tahun menjaga perbatasan Indonesia-Papua New Guinea di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Skouw, Distrik Muara Tami.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kisah Petugas Mercusuar di Perbatasan Indonesia-Papua New Guinea
Tribunnews.com/Dennis Destryawan
Petugas Navigasi Mercusuar Oinake Aser Lanta (49) di Pos Lintas Batas Negara Terpadu Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua. 

"Kalau di sini untuk menghindari kapal-kapal bertabrakan dengan gunung," tutur Aser.

Aser mengajak Tribun Network untuk naik ke puncak.

Menaiki ratusan anak tangga yang dibangun dari besi. Setiap satu langkah yang diinjak, terdengar suara yang bergema. Disebabkan bangunan Mercusuar Oinake yang berbentuk corong.

Di puncak mercusuar, terlihat Samudera Pasifik dari utara. Angin berhembus kencang. Zona netral antara kedua negara, Indonesia-Papua New Guinea berada tepat di bawah.

Sementara di arah selatan, yakni di seberang PLBN Skouw, terdapat bukit rimbun. Kabut tipis menyelubungi sebagian lereng.

"2014 lalu ada tembakan dari bukit itu. Dan mengenai kaca di Mercusuar Oinake ini," cerita Aser.

Aser menunjukan pecahan kaca mercusuar yang terkena tembakan.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat itu terjadi baku tembak antara aparat Indonesia dan kelompok Organisasi Papua Merdeka pada 5 April 2014. Aser dievakuasi oleh aparat keamanan ke kantor pusat perbatasan.

"Sejak saat itu, tidak ada lagi peristiwa yang mengejutkan. Saya berharap kondisi keamanan dan ketertiban nasional tidak terganggu lagi. Tetap aman dan tentram," imbuh Aser.

Aser berharap tidak ada lagi perseteruan di tapal batas antara Indonesia dan Papua New Guinea.

Sehingga, semua bisa beraktivitas normal. Bahkan, PLBN Skouw bisa dijadikan tempat untuk berwisata.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas