Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Rusuh di Papua

Jusuf Kalla Sebut Akar Masalah Penyebab Kerusuhan di Papua Harus Dijelaskan Secara Terbuka

Jusuf Kalla menjelaskan bahwa apa yang terjadi di Papua saat ini merupakan buntut dari peristiwa di Surabaya dan Malang.

Jusuf Kalla Sebut Akar Masalah Penyebab Kerusuhan di Papua Harus Dijelaskan Secara Terbuka
Rina Ayu/Tribunnews.com
Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor wapres RI, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan berdasarkan informasi didapatnya, peristiwa di Surabaya dan Malang sebenarnya merupakan tindakan aparat keamanan yang ingin menjalankan tugas dan fungsinya untuk mengamankan situasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Jusuf Kalla dalam menanggapi peristiwa kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat.

"Justru sebenarnya kalau kita lihat ya, dari keterangan polisi, polisi itu mengamankan itu karena mau ada serangan. Tapi serangan itu belum terjadi, tidak terjadi, hanya semacam ramai-ramai dikepung lah, diselamatkan polisi," ujar Jusuf Kalla, di Kantor Wakil Presiden, Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2019).

Baca: 11 Fakta Unik India yang Jarang Diketahui Wisatawan

Baca: Sholat Tahajud Malam Ini, Yuk! Ustaz Abdul Somad Jelaskan Keutamaannya, Termasuk Syafaat Rasulullah

Baca: Diduga Mabuk Selama Penerbangan, Pramugari Ini Ditangkap Polisi di Bandara

Jusuf Kalla menjelaskan bahwa apa yang terjadi di Papua saat ini merupakan buntut dari peristiwa di Surabaya dan Malang.

Sehingga menurutnya, pihak berwenang tentunya harus memberikan penjelasan kepada rakyat Papua terkait apa yang menjadi pokok permasalahan.

"Tapi tentu ada sebabnya lagi, nah apa sebab itu terjadi, semua (harus) terbuka lah, apa sebabnya?" kata Jusuf Kalla.

Baca: Tokoh Papua Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Rasisme

Penjelasan tersebut juga harus disampaikan jika memang terbukti benar terkait dugaan adanya pembuangan bendera merah putih ke selokan.

Semua harus diungkap, kata Jusuf Kalla, untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman lainnya.

"Apakah benar ada yang bicara ada yang membuang bendera merah putih di selokan? apa benar itu? ini juga harus semua terbuka," tegas Jusuf Kalla.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Rusuh di Papua

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas