Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Menristek Dikti Berharap Tak Ada Demo Menutup Kampus di Papua

Mereka memprotes dugaan perlakuan rasis dan persekusi yang dialami mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur pada akhir pekan lalu.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Menristek Dikti Berharap Tak Ada Demo Menutup Kampus di Papua
ISTIMEWA
Kerusuhan di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir berharap tidak ada penutupan kampus di wilayah Bumi Cendrawasih, seiring adanya kerusuhan di Manokwari, Papua Barat

"Jangan sampai terjadi demo menutup kampus yang mengakibatkan tidak kondusifitas," ujar Nasir di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/8/2019).

Nasir berharap masyarakat di Papua tidak terpancing isu yang belum tentu kebenarannya dan tidak melakukan aksi demo demi menjaga NKRI. 

Baca: Rusuh di Papua, Khofifah : Kami Mohon Maaf, Itu Bukan Mewakili Suara Masyarakat Jawa Timur

"Akibat dari demo itu nanti sistem pembelajaran terganggu. Jangan sampai terjadi supaya pendidikan bisa berjalan dengan baik," ucap Nasir. 

"Semua harus berjalan dengan baik supaya anak Indonesia makin pintar dan makin cerdas, bisa memanfaatkan sumber daya alam untuk menjadi lebih baik," sambung Nasir. 

Seperti diketahui sejumlah massa merusak hingga membakar Gedung DPRD Papua Barat di Manokwari pagi ini.

Baca: Penumpang Pesawat Ini Lakukan Hal Jorok dengan Kakinya

Bahkan massa juga menutup sejumlah ruas jalan di sekitar Gedung DPRD di Jalan Yos Sudarso di Manokwari.

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka memprotes dugaan perlakuan rasis dan persekusi yang dialami mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur pada akhir pekan lalu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas