Tribun

Kabinet Jokowi

Reaksi Tri Rismaharini saat Ditanya Potensinya Jadi Menteri Jokowi

Sebab, Risma menegaskan masih ingin menuntaskan tugasnya sebagai Wali Kota Surabaya

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
zoom-in Reaksi Tri Rismaharini saat Ditanya Potensinya Jadi Menteri Jokowi
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tri Rismaharini atau Risma mengaku tidak memiliki keinginan untuk masuk dalam Kabinet Joko Widodo dan Maruf Amin.

Sebab, Risma menegaskan masih ingin menuntaskan tugasnya sebagai Wali Kota Surabaya.

Baca: Tri Rismaharini: Kalau Ada Kesalahan dari Kami di Surabaya, Saya Mohon Maaf

"Nggak (red-jika ditawarkan kursi menteri), aku kan masih belum selesai jadi wali kota. Jadi saya harus selesaikan dulu ya jadi wali kota. Ya karena apa pun lah, meskipun tinggal 2 persen kemiskinan, aku bisa nurunkan. Tapi kan tidak bisa kemudian aku tinggalkan itu. Jadi biar selesaikan dulu," kata Risma, di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2019).

Namun, Risma mengatakan, belum ada komunikasi penawaran menjadi menteri.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kanan) menjabat tangan Ketua Bidang Kebudayaan DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini (kiri) yang dilantik di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (19/8/2019). Wali Kota Surabaya itu resmi menjabat sebagai Ketua Bidang Kebudayaan DPP PDI Perjuangan masa bakti 2019-2024. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kanan) menjabat tangan Ketua Bidang Kebudayaan DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini (kiri) yang dilantik di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (19/8/2019). Wali Kota Surabaya itu resmi menjabat sebagai Ketua Bidang Kebudayaan DPP PDI Perjuangan masa bakti 2019-2024. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

"Belum, siapa yang nawarin?" tambahnya.

Meski begitu, Risma menyatakan bukan berarti akan siap jadi menteri jika masa jabatan wali kotanya selesai.

Baca: Tri Rismaharini Tegaskan Tidak Ada Mahasiswa Papua yang Diusir dari Surabaya

Risma memastikan tak pernah meminta jabatan ataupun posisi apapun.

"Bukan gitu, aku tidak tahu. Ya karena aku tidak pernah minta jabatan itu. Karena itu nggak boleh, menurut aku itu, di agamaku tidak boleh minta itu (jabatan)," jelasnya.

Isu Ahok gantikan Risma sebagai Wali Kota Surabaya

Soal Pilwali Surabaya 2020, Ahok Bongkar Tugas Partai Untuknya, Bakal Gantikan Wali Kota Risma?
Soal Pilwali Surabaya 2020, Ahok Bongkar Tugas Partai Untuknya, Bakal Gantikan Wali Kota Risma? (TRIBUNJATIM.COM)

Meski Pilwali Surabaya baru akan diadakan tahun 2020 mendatang, namun sejumlah nama calon pengganti Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mulai disebut-sebut.

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok banyak disebut bisa jadi sosok potensial di Pilwali Surabaya 2020 mendatang.

Nama Ahok itu memang banyak jadi perbincangan publik di Kota Surabaya.

Menanggapi hal itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu, ikut angkat bicara.

 Penyebab Rusuh di Manokwari Papua Dibongkar Kapolri Tito Karnavian, Sebut Kepentingan Pihak Tertentu

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas