Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kecelakaan Maut di Cipularang

Kecelakaan Maut Tol Cipularang: Tersangka Akui Ada Kelebihan Muatan 25 ton

Polisi kemudian memaparkan, SB dan DH mengemudikan dump truck yang diduga kelebihan muatan.

Kecelakaan Maut Tol Cipularang: Tersangka Akui Ada Kelebihan Muatan 25 ton
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Suasana Jalan Tol Cipularang KM 91 lokasi kecelakaan beruntun yang tewaskan 8 orang pada Senin lalu 

TRIBUNNEWS.COM -  Polisi telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dari insiden kecelakaan maut di Tol Cipularang yang menewaskan delapan orang meninggal dunia, pada Senin (2/9/2019).

Keduanya adalah sopir dump truck yang diduga sebagai penyebab dari terjadinya kecelakaan tersebut.

Polisi kemudian memaparkan, SB dan DH mengemudikan dump truck yang diduga kelebihan muatan.

Diketahui saat itu SB dan DH membawa 37 ton tanah.

Baca: Nyatakan Perang ke Menteri Susi, Murad Ismail ternyata Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosoknya

Sedangkan kapasitas satu dump truck hanya bisa mengangkut 12 ton tanah.

"Berdasarkan pengakuan tersangka sendiri, ia membawa muatan 37 ton dari seharusnya 12 ton. Ada kelebihan muatan 25 ton," kata Kapolres Purwakarta AKBP Matrius dalam keterangan pers di Mapolres Purwakarta, Rabu (4/9/2019).

Matrius mengatakan, kelebihan muatan membuat fungsi rem kedua dump truck terganggu.

Dump truck yang dikemudikan DH meluncur dan terguling.

Diketahui jalan di tol tersebut berkontur menurun sejauh 7 km.

Hal serupa terjadi dengan dump truck yang dikemudikan SB. Truck SB meluncur dan menabrak belasan kendaraan yang ada di depannya.

Salah satu tersangka, DH meninggal.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas