Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

SBY Minta Rakyat Beri Kesempatan dan Dukung Pemerintahan Jokowi-Maruf

SBY berharap isi pidato kontemplasinya ini memberikan sumbangsih pada pemerintahan Jokowi-Maruf yang segera dilantik pada Oktober mendatang

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in SBY Minta Rakyat Beri Kesempatan dan Dukung Pemerintahan Jokowi-Maruf
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat pidato 'Malam Kontemplasi' di pendopo Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Senin (9/9/2019) malam 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpesan agar seluruh rakyat Indonesia mendukung kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) dan Maruf Amin, yang sudah mendapatkan mandat dari rakyat melalui Pemilu Presiden 2019.

Hal itu disampaikan SBY saat pidato 'Malam Kontemplasi' di pendopo Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Senin (9/9/2019) malam.

Baca: Saat SBY Bercucuran Air Mata Dengarkan Lagu Kenangan Bersama Ani Yudhoyono

"Pemilihan Umum baru selesai kita lakukan. Rakyat telah memberikan mandatnya kepada kepemimpinan yang baru. Dalam kapasitas saya selaku pribadi dan pemimpin Partai Demokrat, saya mengajak saudara-saudara kami rakyat Indonesia, untuk memberikan kesempatan dan dukungan kepada pemimpin dan pemerintahan yang baru, agar sukses dalam mengemban amanah rakyat," kata SBY.

SBY berharap isi pidato kontemplasinya ini memberikan sumbangsih pada pemerintahan Jokowi-Maruf yang segera dilantik pada Oktober mendatang.

"Melalui mimbar kecil di Cikeas ini, saya menitipkan harapan kepada Bapak Presiden Jokowi beserta jajaran pemerintahan yang beliau pimpin, agar kiranya materi kontemplasi yang saya sampaikan malam ini, dapat melengkapi agenda, kebijakan dan langkah tindakan yang diambil oleh negara dan pemerintahan mendatang," ucap SBY.

SBY menyadari membangun suatu negara yang sukses tidak bisa dikerjakan secara singkat.

Rekomendasi Untuk Anda

Butuh waktu panjang, ikhtiar dan kerja keras secara terus menerus dan berkesinambungan.

Baca: SBY Bicara Lampu Kuning Persaudaraan: Dijaga Dengan Persatuan dan Kesatuan Rakyat

"Tak ada perjalanan dan pembangunan bangsa yang bebas dari rintangan, termasuk dinamika dan pasang surutnya. Karenanya, kita harus bersabar, tak putus asa dan lekas menyerah. Namun, kita harus sungguh gigih, dan bekerja sekuat tenaga, agar Indonesia semakin maju dan berjaya di masa depan," papar SBY.

"Dan membangun nilai dan perilaku menuju terciptanya masyarakat yang baik, bangsa yang baik, dan negara yang baik, adalah merupakan agenda berkesinambungan, dari satu pemimpin ke pemimpin berikutnya, dan dari satu generasi ke generasi yang lain, namun semuanya harus dimulai dari sekarang," tegasnya.

SBY bicara soal persaudaraan

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pandangan terkait kehidupan sosial, ekonomi dan politik yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurut SBY, kemajemukan bangsa bisa menjadi kekayaan dan kekuatan.

Baca: Saat SBY Bercucuran Air Mata Dengarkan Lagu Kenangan Bersama Ani Yudhoyono

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak kuasa menahan tangisnya saat mengenang sosok sang istri, Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak kuasa menahan tangisnya saat mengenang sosok sang istri, Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono (Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda)

Namun, kemajemukan juga bisa menjadi sumber kerawanan dan kelemahan.

SBY juga memberikan resep menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, yaitu kasih sayang dan rasa persaudaraan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas