Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

FAKTA BARU Kasus Vina Garut: Polisi Temukan 113 Video di Ponsel Rayya

Polres Garut yang menangani perkara ini menguak fakta baru soal ditemukannya video seks berjumlah 113 video.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Miftah Salis
zoom-in FAKTA BARU Kasus Vina Garut: Polisi Temukan 113 Video di Ponsel Rayya
istimewa
Kolase Tribun Jabar (Screenshot media sosial dan Indiatimes via Tribunnews) Setelah jual istri buat video vina Garut, Rayya kini sengsara 

Pernyataan berbeda

Melalui pengacaranya, Rayya juga sempat membantah pernyataan mantan istrinya, V, soal video gangbang.

V memang mengaku bahwa dirinya dipaksa oleh sang suami untuk membuat video bersama tiga pria.

V mengaku diancam oleh Rayya akan ditinggalkan ke wanita lain bila menolak ajakan tersebut.

Selain itu, V juga mengaku bahwa ia hanya diberikan uang Rp 500 ribu dari aktivitas tersebut.

Pernyataan V ini mendapat bantahan dari Rayya.

Rayya menyebut bahwa aksi ganbang dilakukan atas permintaan V.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Rayya, tak ada paksaan yang diberikan kepada V.

Foto V selanjutnya dipajang du Twitter untuk menarik minat pelanggan.

Video yang beredar juga diklaim atas permintaan V.

"Tidak benar kalau ada anggapan dipaksa. Saat pemeriksaan pertama itu dijelaskan jika V yang minta dibuatkan video dan disebar di twitter Rayya."

"Kata V itu bilang ke Rayya kalau ada tamu yang minat silakan saja. Transaksinya dengan Rayya yang saat itu berstatus suaminya. Bisa langsung atau ketemu di hotel," kata Soni, Senin (2/9/2019) dikutip dari Tribun Jabar.

Berbeda dengan pengakuan V, Rayya justru mengaku jika ia yang diminta untuk melakukan aksi tersebut.

Soal bayaran, V disebut menerima semuanya.

"Tidak ada paksaan kepada V. Malah dia yang minta agar Rayya ikut. Apalagi uangnya juga semua diterima V. Raya sama sekali tidak dapat uang," lanjut Soni.

Lebih lanjut, Soni mengatakan, Rayya tak melakukan pemaksaan terhadap V.

Menurutnya, pernyataan V hanya digunakan sebagai senjata agar terbebas dari hukum.

"Masa tertekan tapi lebih dari satu kali melakukannya. Apalagi videonya juga banyak. Dia (V) sama-sama menikmati," katanya.

(Tribunnews.com/Miftah/Kompas.com/Tribun Jabar)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas