Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kak Seto Dukung KPAI, Sebut PB Djarum Seperti Anak Kecil

Keputusan PB Djarum menghentikan Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis turut mengundang komentar dari banyak pihak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kak Seto Dukung KPAI, Sebut PB Djarum Seperti Anak Kecil
Istimewa
Kak Seto 

"Saya tidak mengerti, logikanya ke mana," ujarnya sesaat melakukan audiensi di Pendopo Sipanji, Purwokerto, Senin (9/9/2019) seperti dikutip TribunJateng.

Sitti menjelaskan jika ramai #bubarkanKPAI kemungkinan netizen tidak memiliki pengetahuan yang sama.

"Mereka bisa jadi tidak mendapatkan pengetahuan yang sama dengan kita."

"Bisa jadi informasi yang ditangkapnya sepotong-potong atau bagaimana."

"Logikanya sangat sederhana, yang kita minta turunkan adalah brand image, brand colour logo-logo seperti itu."

"Kalau itu diturunkan, berarti mereka mentaati peraturan yang ada."

"Kalau peraturan dipatuhi, berarti kan sebetulnya KPAI tidak salah," jelasnya.

Komisioner KPAI, Sitti Hikmawatti saat berada di Pemda Banyumas Senin (9/9/2019).
Komisioner KPAI, Sitti Hikmawatti saat berada di Pemda Banyumas Senin (9/9/2019). (Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati)
Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya dampaknya adalah pada denormalisasi produk, seolah rokok bukan merupakan merupakan barang berbahaya.

Menurutnya, memang bukan dalam jangka waktu dekat dampaknya.

"Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar, tingkat keterpaparan rokok pada anak pemula untuk merokok tahun 2013 sebesar 7,2%, dan pada 2018 tingkat keterpaparan menjadi 9,1%."

"Salah satunya karena promosi ini. Kenapa baru sekarang? Karena kami menunggu hasil riset kesehatan. Setiap promosi yang melibatkan anak akan berdampak," paparnya.

Kasus Djarum, menurut Sitti, ibaratnya membuka sebuah kotak pandora.

"Ada aturan yang kita lebih perhatikan lagi."

"Mau tidak mau semua orang menggali, apakah ada eksploitasi atau tidak. Yang kita larang sekali lagi bukan audisinya," pungkasnya.

Baca: Ramai PB Djarum Hentikan Audisi Beasiswa Bulu Tangkis, KPAI Dibela Kak Seto: Kok Kaya Anak Kecil

Baca: Tanggapan KPAI terkait Keputusan PB Djarum Hentikan Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis

Baca: Terkait Polemik Berhentinya Audisi Umum PB Djarum, Pihak KPAI Mulai Membela Diri

(Tribunnews.com/Permata Putra Sejati/Kompas.com)

Sumber: TribunJakarta
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas