Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak 2020

PDIP Tak Menutup Kemungkinan Koalisi Dengan PKS-Gerindra di Pilkada 2020

PDIP tidak menutup kemungkinan partainya akan berkoalisi dengan PKS dan Partai Gerindra pada Pilkada serentak 2020, mendatang.

PDIP Tak Menutup Kemungkinan Koalisi Dengan PKS-Gerindra di Pilkada 2020
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai mengadakan pertemuan tertutup di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7/2019). Pertemuan tersebut sebagai silaturahmi serta membahas berbagai persoalan bangsa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, SINTANG - Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto mengatakan, PDIP tidak menutup kemungkinan partainya akan berkoalisi dengan PKS dan Partai Gerindra pada Pilkada serentak 2020, mendatang.

Padahal, PDIP bersebrangan koalisi dengan PKS dan Gerindra di Pilpres 2019.

Pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini pun menyebut, Pilkada serentak 2020 kondisinya sudah sangat cair.

"Begini aja, dikau lihat kejadian Pilkada-pilkada sebelumnya itu, sesunguhnya sudah sangat cair dan selesainya di Pilpres," ucap Bambang Pacul disela konsolidasi partai di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Sabtu (14/9/2019).

Bambang Pacul pun mengatakan, PDIP selama ini tidak menutup kemungkinan berkoalisi dengan Gerindra di salah satu kota. Atau bahkan dengan PKS di kota lainnya.

Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto.
Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto. (Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda)

Pada Pilkada serentak 2020 mendatang, ia menyebut PDIP bisa berkoalisi dengan partai manapun termasuk PKS dan Gerindra.

"Nanti bisa saja kota berkawan dengan Gerindra, kadang-kadang berkawan dengan PKA, itu fakta lapangan sebelumnya sudah terjadi. Kans besarnya akan terjadi lagi lah wong kondisi setiap tempat berbeda," ungkap Bambang Pacul.

Ia bahman menyebut jika Pilkada serentak tahun 2020 merupakan agenda yang sangat menguras energi.

Bambang mengungkapkan, Pilkada serentak di 270 daerah ini sangat berbeda dengan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden.

"Ini keserentakan (Pilkada 2020,red) yang menguras energi yang luar biasa. kita melakukan Pilpres dan Pileg itu kan yang terjaring nasional, sudah luar biasa. Dulu kan strategi partai kan sudah ketahuan Pileg dan Pilpres," jelasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilkada Serentak 2020

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas