Miliki 3 Kompetensi, Bos ESQ: Prof Syarifuddin Tippe Layak Jadi Menhan Kabinet Jokowi
"Bangsa ini sudah lama kehilangan daya juang demi menjaga nilai-nilai nasionalisme dan kebangsaan," ujar Ary Ginanjar
Editor: Choirul Arifin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - CEO ESQ Leadership Training Center Ary Ginanjar Agustian berpendapat, untuk menyusun kabinetnya yang akan bekerja 5 tahun mendatang, Jokowi dan Maruf Amin perlu mengedepankan kecerdasan emosional dan spiritual untuk mendukung pembangunan karakter bangsa ke depan.
"Bangsa ini sudah lama kehilangan daya juang demi menjaga nilai-nilai nasionalisme dan kebangsaan," ujar Ary Ginanjar dalam keterangan resminya kepada Tribunnews, Minggu (15/9/2019).
“Faktor penentu kesuksesan mengelola apapun, termasuk pembangunan bangsa, harus mengedepankan kecerdasan emosional, spiritual, dan intelektual, 80% faktor penentu kesuksesan SDM di saat ini adalah cerdas secara emotional, spiritual question, dan intelektual,” ujar Ary Ginanjar Agustian di sela kegiatan Wisuda ESQ Business School di Menara 165 Jakarta.
Dia menyebutkan, sosok seperti Prof Syarifuddin Tippe layak dinominasikan sebagai calon menteri di kabinet Jokowi untuk 5 tahun ke depan.
“Calon menteri mendatang haruslah orangnya yang mempunyai keikhlasan tinggi, punya kekuatan mental, dan mampu merealisasikan harapan rakyat," ujarnya.
"Untuk mampu membimbing dan membesarkan hati rakyat perlu kecerdasan spiritual, untuk mampu merasakan keinginan rakyat perlu kecerdasan emosional, dan untuk mampu mewujudkan harapan atau asa rakyat, perlu kecerdasan intelektual, jadi menteri mendatang harus mempunyai tiga kompetensi kecerdasan tersebut,” tutur Ary.
Baca: Denada Berharap Segera Bisa Jual Rumah untuk Biayai Pengobatan Anak yang Kena Kanker
Artinya menteri di kabinet Jokowi haruslah mereka yang cerdas secara spiritual, emosional dan intelektual.
Ary menilai, Prof Syarifuddin Tippe sosok yang memiliki kompetensi tiga kecerdasan yang lengkap.
Baca: Irish Bella Kini Mantap Berhijab, Ammar Zoni: Saya Sebagai Suami Bahagia Banget
"Beliau adalah seorang professor, artinya cerdas secara intelektual, beliau juga seorang TNI dengan pangkat terakhir letnan jenderal, sudah pasti beliau sangat cinta akan bangsa ini dan punya mental yang kuat, artinya beliau cerdas secara emosional," ungkapnya.
Baca: Sudah Tahu Belum? Kisah Misteri KKN di Desa Penari Bukunya Sudah Dijual di Gramedia Matraman
Ary mengaku sudah lama mengenal sosok Prof Syarifuddin Tippe.
"Saya mengenal beliau juga sangat cerdas spiritual. Dia orang takwa, sholeh, dan dia adalah orang yang saya rekomendasikan untuk Indonesia Hebat di bidang pertahanan,” katanya.
Mantan Kepala BIN AM Hendropriyono menyatakan, soal memilih calon figur menteri merupakan hak prerogatif presiden. “"Untuk kursi menteri, sepenuhnya hak prerogatif presiden," kata Am Hendropriyono.
"Yang penting kalau saya sebagai salah seorang yang mewakili kalian, mewakili rakyat, selalu memberi masukan kepada pemerintah," kata Hendropriyono.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.