Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Revisi UU KPK

Sinta Nuriyah ‎Mules dan Kecewa Dengar RUU KPK Disahkan

Merespon itu, Istri almarhum Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sinta Nuriyah mengaku kecewa revisi UU tetap disahkan.

Sinta Nuriyah ‎Mules dan Kecewa Dengar RUU KPK Disahkan
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Istri Presiden RI Ke 4 Sinta Nuriyah Wahid, mendapat penghargaan dari Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) tokoh yang dianggap berjasa bagi bangsa ini dalam acara Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) menggelar acara buka tahun baru bersama 2019 di Auditorium Lemhanas RI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (25/1/2019) malam. Sejumlah tokoh nasional hadir dalam acara bertema "Terima Kasihku Kepadamu" itu, diantaranya pakar politik senior J Kristiadi, pengusaha nasional Martha Tilaar, politikus perempuan Saraswati Joyohadikusumo dan lainnya. TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPR melalui rapat paripurna telah mengesahkan revisi Undang-undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (17/9/2019) kemarin.

Merespon itu, Istri almarhum Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sinta Nuriyah mengaku kecewa revisi UU KPK tetap disahkan.

"Ya, begitu (kecewa)," tegas Sinta ditemui di Hotel Double Tree Hilton Hotel Cikini Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2019).

Diketahui Sinta Nuriyah merupakan pihak yang menentang keras revisi UU KPK. Dia bahkan tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya kepada DPR dan pemerintah.

Baca: Total Tersangka Karhutla 230 Individu dan 5 Korporasi

"Aduh, mules. Denger itu (RUU KPK disahkan) aku mules. Sudah ngomong bolak balik, ke KPK segala macem, udah mules. Kalau sudah denger, sudah mules, pusing, mules," papar dia.

Seperti telah diberikan sebelumnya, ‎keluarga Gus Dur mengkritik revisi UU tentang KPK. Putri Gus Dur, Alissa Wahid menyebut revisi UU KPK dapat melemahkan KPK.

Bahkan, kata Alissa, sang Ibunda hingga menangis memikirikan nasib KPK apabila UU itu disahkan.

"Alhamdulillah, keluarga Ciganjur tetap dalam posisi sama: menolak pelemahan KPK sebagai ujung tombak pemberantasan korupsi. sejak ‪#GusDur‬ membela KPK di Cicak vs Buaya jilid 1 sampai saat ini, tak terpengaruh siapa yg sedang melucuti KPK dan siapa yang berkuasa," kata Alissa dalam akun twitternya @alissawahid

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Revisi UU KPK

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas