Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hasil Autopsi Pastikan Mahasiswa di Kendari Tewas Ditembak, Ini Penjelasan Tim Dokter Forensik

Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo Kendari, Randi (21), tewas akibat tertembak peluru tajam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Hasil Autopsi Pastikan Mahasiswa di Kendari Tewas Ditembak, Ini Penjelasan Tim Dokter Forensik
(KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI)
dr Raja Alfati Widya Ketua tim dokter yang melakukan otopsi terhadap Randi, mahasiswa yang tertembak saat aksi unjuk rasa di Kendari (KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI) 

Berdasarkan laporan itu, memang benar Randi, mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari, meninggal akibat luka tembak setelah ia mengikuti unjuk rasa di kantor DPRD Sultra.

Sementara itu rekan Randi, Yusuf Kardawi (19), meninggal setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

Namun Jokowi menekankan bahwa pelaku penembakan belum diketahui apakah oknum kepolisian atau pihak lain.

Baca: Penumpang Terjebak di Toilet Pesawat, Penerbangan Ini Mendadak Dialihkan

Karena itu Jokowi meminta polisi melakukan investigasi.

"Yang menembak itu juga belum (diketahui), jadi jangan ditebak-tebak lebih dulu sebelum investigasi selesai," ujarnya.

Jokowi menekankan sejak awal ia sudah menginstruksikan Kapolri agar aparat tidak represif dalam mengamankan unjuk rasa mahasiswa menolak revisi KUHP dan UU KPK.

Kapolri juga sudah menekankan kepada anggotanya tidak membawa senjata api ke lapangan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Yang disampaikan Kapolri kepada saya, tidak ada perintah apa pun dalam rangka demo ini membawa senjata. Jadi ini akan ada investigasi lebih lanjut," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, aksi demo mahasiswa menolak sejumlah rancangan undang-undang di Gedung DPRD Provinsi Sultra, Kamis (26/9/2019) menelan korban.

Baca: Muhamad Ali: Pembangkang Mesir dengan video online berisi tuduhan korupsi pejabat, unggahan yang memicu protes

Satu mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Halu Oleo Kendari bernama Randi (21) dinyatakan meninggal karena mengalami luka tembak di dada sebelah kanannya.

Mahasiswa semester 7 itu dilarikan ke Rumah Sakit Korem pada pukul 15.30 Wita, dan dinyatakan meninggal pada pukul 15.45 Wita. 

Menyusul Randi, rekannya bernama Yusuf Kardawi (19) juga meninggal dunia akibat luka berat yang dialami saat demonstrasi berujung kerusuhan itu.

Penulis : Ihsanuddin
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Minta Publik Tak Asal Tebak Pelaku Penembakan Mahasiswa UHO" 

Kronologi

 Aksi unjuk rasa menolak sejumlah rancangan Undang-Undang di Gedung DPRD Provinsi Sultra, Kamis (26/9/2019) menelan korban.

Satu mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Halu Oleo Kendari bernama Randi (21) dinyatakan meninggal karena mengalami luka parah di dada sebelah kanannya, setelah mendapat perawatan di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Ismoyo Kendari.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas