Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Nama Enggartiasto Lukita Terungkap di Sidang Bowo Sidik

Namun, rencana pencalegannya gagal setelah pihak KPK mengendus 'permainannya' dan terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 27 Maret 2019.

Nama Enggartiasto Lukita Terungkap di Sidang Bowo Sidik
TRIBUN/IQBAL FIRDAUS
Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bowo Sidik Pangarso menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019). Sidang ini terkait kasus suap dan gratifikasi yang diterima Bowo ketika menjabat sebagai anggota DPR. TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA-Terdakwa kasus suap dan gratifikasi mantan anggota DPR dari Partai Golkar Bowo Sidik Pangarso minta Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan pengusaha Jora Nilam Judge alias Jesica ke persidangan.

Permintaan itu disampaikan terdakwa Bowo Sidik Pangarso dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (2/10/2019) kemarin.

Baca: Mantan Dirut PLN Sofyan Basir dan Dua Anggota DPR Bersaksi di Sidang Bowo Sidik

Terdakwa Bowo mengatakan keterangan Enggar,-sapaan Enggartiasto, diperlukan untuk persidangan perkara yang menjeratnya, khususnya penerimaan gratifikasi uang dari Menteri Enggartiasto terkait perdagangan gula kristal rafinasi.

Dan informasi tersebut telah disampaikan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat proses penyidikan di KPK.
"Di BAP saya, jadi ada poin di mana saya menyampaikan saya menerima dana, dan penyidik meminta saya menyampaikan di forum sidang ini. Saya sampaikan untuk bisa menghadirkan Enggar (Enggartiasto Lukita,-red), karena di BAP saya sebutkan Enggar dan juga Jesika," kata Bowo dalam persidangan.

Ketua majelis hakim persidangan, Yanto, meminta JPU pada KPK agar menghadirkan Enggar dan Jesica.
"Jadi saudara JPU ada permintaan terdakwa untuk menggali kebenaran materil bahwa oleh karena yang memberikan uang saudara Jesica dan Enggar. Enggar yang dimaksud enggar siapa?" tanya hakim.

Baca: Saksi Ungkap Permintaan Bowo Sidik Tukarkan Uang Recehan Rp 20 Ribu

Bowo menjawab, Enggar yang dimaksudnya adalah Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.
Jaksa KPK Ikhsan Fernandi menjelaskan kepada majelis hakim, Enggartiasto Lukita dan pengusaha bernama Jesica belum pernah diminta keterangan sebagai saksi saat penyidikan kasus Bowo Sidik di KPK.

Dijelaskannya, KPK telah tiga kali melayangkan surat panggilan pemeriksaan sebagai saksi kepada Enggartiasto Lukita selama proses penyidikan kasus suap dan gratifikasi Bowo Sidik di KPK. Namun, Enggar tiga kali mangkir dari panggilan tersebut.

Baca: Bowo Sidik Minta Hadirkan Enggartiasto Lukita Sebagai Saksi

"Karena saat itu yang bersangkutan kalau tidak salah sedang bertugas ada keluar negeri tiga kali sehingga tidak bisa memenuhi panggilan. Sedangkan satu lagi Jesika alias Jora itu kami sudah memanggil dan belum kami bisa dapatkan di mana keberadaanya sekarang yang mulia untuk Jesika itu," ujar Fernandi.

Akhirnya majelis hakim memutuskan meminta agar jaksa KPK untuk menghadirkan kedua orang saksi yang dimintakan terdakwa Bowo Sidik.

Apalagi, hal ini juga berkaitan dengan dugaan penerimaan uang gratifikasi. "Permintaan saudara sudah saya sampaikan ya ke JPU. Cuma agar lancar, Rabu depan tetap pemeriksaan saksi meringankan," lanjutnya.

Halaman
123
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas