Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ketua DPRD Jambi Kecam Aksi Penyerangan Terhadap Wiranto

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi itu mendorong aparat penegak hukum dapat menuntaskan kasus ini

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Ketua DPRD Jambi Kecam Aksi Penyerangan Terhadap Wiranto
IST
Detik-detik Menteri Wiranto diserang orang tak dikenal saat di Pandeglang 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kasus penusukan yang melukai Menkopolhukam Wiranto dikutuk banyak pihak.

Aksi tersebut dinilai melukai kedamaian demokrasi di Indonesia.

Baca: Kata Jaksa Agung, Wiranto Dalam Keadaan Sadar setelah Ditusuk Hingga Sampai Dirawat di RSPAD

Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto menyampaikan tidak ada alasan yang dapat membenarkan perbuatan SA alias Abu Rara serta pasangannya, FA, menusuk Wiranto dan Kapolsek Menes Kompol Dariyanto.

“Saya mengutuk aksi penusukan kepada Menkopolhukam Bapak Wiranto. Apapun alasan ketidaksukaan Abu Rara dan pasangannya kepada Pak Wiranto, perbuatan mereka tetap tak patut,” kata Edi, melalui pernyataan tertulis, Kamis (10/10/2019).

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi itu mendorong aparat penegak hukum dapat menuntaskan kasus ini.

Menurut dia, kepolisian harus dapat membongkar motif para pelaku, termasuk dugaan terencana dan terkait dengan jaringan radikal tertentu.

“Semoga kasus ini dapat diungkap sampai tuntas dan Pak Wiranto segera pulih,” ucap Edi.

Rekomendasi Untuk Anda

Edi melanjutkan, masyarakat harus bijak menyikapi segala informasi terkait kasus penusukan yang menimpa Wiranto.

Dalam posisi ini, kata Edi, kepolisian harus bertindak cepat supaya tidak ada aksi serupa di lain waktu.

“Apakah ini terkait jaringan kelompok radikal atau tidak, tentunya kepolisian yang harus mengungkap cepat. Saya mengajak masyarakat, khususnya warga Jambi, untuk tetap menjaga kerukunan dan waspada jika menduga ada pergerakan kelompok radikal,” ungkap Edi.

Diberitakan sebelumnya, polisi menangkap dua orang yang terdiri laki-laki dan perempuan yang terlibat aksi penusukan terhadap Wiranto.

Kasus penusukan terjadi setelah Wiranto meresmikan Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla'ul Anwar.

Dia kemudian hendak pulang ke Jakarta.

Namun, rombongan Wiranto sempat berhenti di sekitar Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten.

Dia disambut Kapolsek setempat.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas