Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

PPP Incar Jabatan Wakil Menteri Agama

"Barangkali kalau Pak Jokowi berbaik hati, nanti diberi wakil menteri kalau memang ada wakil menteri dan di situ juga ada ya, kita berterima kasih."

zoom-in PPP Incar Jabatan Wakil Menteri Agama
TRIBUNNEWS/RINA AYU PANCA RINI
Sekjen PPP Arsul Sani di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengakui partainya mengincar jabatan Wakil Menteri Agama.

Hal itu pun tampaknya belum menemui titik terang lantaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menimbang Kementerian mana saja yang diharuskan ada posisi wakil menteri.

Baca: Pantaskah Prabowo Menjadi Pembantu Jokowi ? Simak Ulasan Aktivis, Pengamat dan Politisi

Di kabinet sebelumnya, menteri agama menjadi jatah PPP.

Namun, karena Presiden Jokowi memilih Fachrul Razi sebagai Menag, PPP memahami kursi Menag sudah tak bisa lagi diubah.

Tapi, PPP tidak menolak jika diberi kursi wakil menteri agama.

"Barangkali kalau Pak Jokowi berbaik hati, nanti diberi wakil menteri agama kalau memang ada wakil menteri dan di situ juga ada ya, kita berterima kasih," ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Arsul, masih banyak kader PPP yang selama ini memiliki hubungan erat dengan Kementerian Agama.

Wakil Ketua MPR RI ini berharap hubungan itu terus berlanjut.

Jika pada akhirnya diberikan, Arsul menyebut sosok Zainut Tauhid bisa mengisi pos tersebut.

Sebab, menurut Arsul, dia sudah malang melintang dalam beberapa jabatan yang terkait dengan keagamaan.

"Saya kira kalau di Wamen misalnya seperti Pak Zainut Tauhid. Beliau tiga periode menjadi anggota DPR RI, wakil ketua umum MUI, dulu waktu mudanya jadi ketua umum IPNU (Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama). Jadi, cukup mumpuni lah," kata Arsul Sani.

Kendati demikian, Arsul menegaskan tak mempermasalahkan jika jabatan itu tak didapat PPP.

Baca: Jawaban Arief Puyuono soal Menteri Buat Najwa Shihab Bertanya: Jadi Jokowi Lebih Hebat dari Prabowo?

Karena penentuan wamen itu adalah hak prerogatif Presiden.

"Kalau enggak ya enggak usah mutung (ngambek) ya. Enggak marah-marah-marah kemudian mengancam cabut dukungan ke Pak Jokowi dan sebagainya, saya kira enggak usah," ucap Arsul.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas