Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jane Shalimar dan Paramitha Rusady Dijadwalkan Hadiri Prosesi Pajang Pusaka Maulud Karaton Sumedang

Tradisi tahunan yang disebut juga dengan kegiatan Tradisi Muludan ini akan diisi dengan prosesi penurunan tujuh pusaka utama Keraton Sumedang Larang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Choirul Arifin
zoom-in Jane Shalimar dan Paramitha Rusady Dijadwalkan Hadiri Prosesi Pajang Pusaka Maulud Karaton Sumedang
HANDOUT
Pengacara Karaton Sumedang Larang, Andi Hidayat SH 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tradisi Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Karaton Sumedang Larang-Yayasan Nazhir Wakaf Pangeran Sumedang akan kembali digelar dalam waktu dekat.

akan di hadiri Artis Jane Salemar dan Paramitha Rusadi yang juga sebagai trah dari keluarga Karaton Sumedang Larang

Tradisi tahunan yang disebut juga dengan kegiatan Tradisi Muludan ini akan diisi dengan rangkaian kegiatan.

Diantaranya, pada 1 Rabiul Awal penanggalan HIjriah atau 29 Oktober 2019 akan digelar prosesi penurunan tujuh pusaka utama Keraton Sumedang Larang yang terdiri dari: 

1. Pedang Kimastak peninggalan Prabu Tadji Malela.

2. Keris Kidukun peninggalan Prabu Gajah Agung.

3. Keris Panunggul Naga peninggalan Prabu Geusan Ulun.

Rekomendasi Untuk Anda

4. Keris Naga Sasra I Peninggalan Pangeran Panembahan.

5. Keris Naga Sasra II Peninggalan Pangeran Kornel.

6. Dua Badik (sepasang) Badik Curuk Aul Peninggalan Eyang Jayaperkosa.

Kirab Keliling Kota

Ketujuh benda pusaka tersebut diturunkan dari Gedung Pusaka Museum Prabu Geusan Ulun–Karaton Sumedang Larang, kemudian akan dikirab keliling kota untuk diperlihatkan kepada masyarakat Sumedang khususnya dan khalayak umum.

Baca: Kampanye Basmi Polio Kembali Digaungkan di Car Free Day Bundaran HI

Baca: Tangis Susi Pudjiastuti Pecah Saat Pulang Kampung ke Pangandaran, Ribuan Warga Menyambutnya

Pengacara Karaton Sumedang Larang, Andi Hidayat SH dalam keterangan persnya kepada Tribunnews, Minggu (27/10.2019) menjelaskan, setelah diarak pusaka-pusaka tersebut di cuci dan diberi wewangian.

Di hari berikutnya, keris-keris, tombak, gobang, gamelan-gamelan pusaka dan senjata pusaka lainnya yang jumlahnya ratusan dicuci dan dibersihkan pencucian diteruskan sampai tanggal 11 Rabiul Awal penanggalan Hijriah.

Pengacara Karaton Sumedang Larang, Andi Hidayat SH
Pengacara Karaton Sumedang Larang, Andi Hidayat SH

Andi Hidayat menjelaskan, puncak acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW akan dilangsungkan pada tanggal 12 Rabiul Awal bertepatan dengan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW) yang akan diisi dengan kegiatan tausiyah denga tema makna Peringatan Maulid.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas