Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Usul Istilah Radikalisme Diubah Jadi Manipulator Agama

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi melempar wacana agar merubah istilah gerakan radikalisme dengan sebutan 'manipulator agama'.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Jokowi Usul Istilah Radikalisme Diubah Jadi Manipulator Agama
Twitter @setkabgoid
Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin gelar rapat terbatas (ratas) perdana di Kantor Presiden, Jakarta (30/10/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masalah radikalisme yang meluas di tanah air rupanya turut menjadi perhatian dari Presiden Jokowi.

Dalam rapat terbatas (ratas), hari ini Kamis (31/10/2019) Jokowi meminta jajarannya melakukan upaya serius mencegah radikalisme.

"Harus ada upaya yang serius untuk mencegah meluasnya, dengan apa yang sekarang ini banyak disebut mengenai radikalisme," ungkap Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta.

Baca: Tjahjo: Pegawai Kantor Ada Aturannya, Kalau Mau Bercadar di Rumah

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi melempar wacana agar merubah istilah gerakan radikalisme dengan sebutan 'manipulator agama'.

"Atau mungkin enggak tau, apakah ada istilah lain yang bisa kita gunakan selain radikalisme, misalnya manipulator agama," ucap Jokowi.

Soal tindak lanjut hal itu, Jokowi menyerahkan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, untuk mengkoordinasikannya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas