Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Politisi PSI Guntur Romli Pertanyakan Wanita Bercadar, Niqab Squad Deklarasikan Antiradikalisme

Guntur Romli Poitisi PSI menyetujui larangan memakai cadar di lingkungan ASN atau PNS. Menurutnya banyak tersangka radikalisme memakai cadar.

Politisi PSI Guntur Romli Pertanyakan Wanita Bercadar, Niqab Squad Deklarasikan Antiradikalisme
Tangkapan Layar Indonesia Lawyers Club TVOne
Guntur Romli dan Komunitas Niqab Squad dalam Indonesia Lawyers Club TVOne, Selasa (5/11/2019) 

TRIBUNNEWS.COM - Politisi Partai Solidaritas Indonesia, Guntur Romli mempertanyakan para kaum bercadar yang tidak pernah terdengar menolak radikalisme di Indonesia.

Dirinya menanggapi kasus-kasus radikalisme yang sudah seperti wabah di negeri ini.

Hal ini menurutnya lantaran banyaknya temuan dari lembaga survey ataupun juga pengakuan dari tokoh negara.

Dilansir Kompas.com, adanya pengakuan dari Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard yang menyebut bahwa 3 persen dari TNI terpapar radikalisme.

Guntur juga menyatakan dukungan dari apa yang dilakukan oleh Bapak KSAD (Jenderal Andika Perkasa), ketika memberikan sanksi kepada istri dari Kodim di Kendari, yang telah mengejek-ejek mantan Menko Polhukam Wiranto sebagai korban terorisme.

Baca: Polemik Cadar dan Celana Cingkrang: Ini Tanggapan Para Tokoh, Ibas Yudhoyono hingga Mahfud MD

"Karena salah satu ciri dari radikalisme, radikalis adalah dia membela dan memaklumi terorisme," tuturnya dalam Indonesia Lawyers Club TVOne Selasa (5/11/2019).

Ia juga memberikan data, adanya berita yang mengejutkan tentang dua polwan yang ditangkap karena diduga terpapar jaringan terorisme.

Selain itu, ia mengungkapkan adanya temuan dari Alfara pada Oktober 2017 yang menemukan 19,4% PNS/ASN menyatakan tidak setuju dengan ideologi Pancasila.

Kemudian di tingkat BUMN, ada 9,1% yang tidak setuju Pancasila.

Lalu, ada 22,2% PNS setuju dengan konsep khilafah.

Halaman
1234
Penulis: Nidaul 'Urwatul Wutsqa
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas