Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Prabowo: Saya Bertanggung Jawab kepada Presiden

Dimana jika ingin membicarakan soal anggaran, yang terpenting bahwa pemerintah bertanggung jawab, dan diawasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Prabowo: Saya Bertanggung Jawab kepada Presiden
Tribunnews.com/Mohamad Yusuf
Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto memberi hormat kepada pers saat menghadiri rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019). 

"APBN itu sudah umum dan pihak manapun bisa mempelajari. Namun sebagai penyelenggara di bidang pertahanan keamanan negara seharusnya kita selalu prudent, hati-hati. Sedapat mungkin pihak non Indonesia untuk tidak terlalu mengerti dan memahami kondisi pertahanan kita," tegas Prabowo.

Hal tersebut, lanjut Prabowo, sifat yang harusnya diambil oleh semuanya.

Dimana jika ingin membicarakan soal anggaran, yang terpenting bahwa pemerintah bertanggung jawab, dan diawasi.

"Yang penting adalah bahwa lembaga legislatif negara yang mewakili kekuatan rakyat, yang mewakili rakyat, kedaulatan rakyat yang perlu untuk mengawasi," jelasnya.

Prabowo mengira bahwa rapat yang dilakukan adalah tertutup seperti yang dilakukan para Menhan sebelumnya.

Oleh karena itu, dengan melihat kondisi tersebut, ia menegaskan agar rapat dilakukan tertutup.

"Kalau saya merasa ditekan untuk terlalu terbuka, saya tidak akan lakukan. Saya bertanggung jawab kepada Presiden. Tapi saya bersedia (menjelaskan) kepada saudara-saudara apa saja (jika tertutup)," jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sistem pertahanan

Pada kesempatan itu, Prabowo Subianto memperkenalkan sistem pertahanan rakyat semesta.

"Pertahanan kita sepanjang sejarah dan masih berlaku dan kita akan teruskan pertahanan kita akan dasarkan pada pertahanan rakyat semesta," kata Prabowo.

Dia mengakui saat ini secara teknologi bangsa Indonesia tidak bisa kalahkan kekuatan teknologi bangsa lain tetapi pertahanan yang dibangun berdasarkan konsep pertahanan rakyat semesta.

"Kalau perang terpaksa maka kita perang yang akan laksanakan perang rakyat semesta," ujarnya.

Baca: Hari Ini Menhan Prabowo Subianto Sambangi DPR

Baca: Tak Hadiri Upacara Hari Pahlawan Bersama Jokowi, Menteri Pertahanan Prabowo Pilih Lakukan Ini

Oleh karena itu, lahir dalam sejarah bangsa Indonesia maka rakyat berhak dan wajib ikut bela negara.

"Karena seluruh rakyat akan jadi pertahanan negara. Ini fokus pikiran dan pertahanan negara kita ke depan. Demi menjaga ketahanan NKRI agar terbebas dari ancaman," kata dia.

"Mari bangun pertahanan baik dengan efisiensi anggaran dan efisiensi kerja," katanya. 

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas