Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Beredar Kabar Jenderal Andika akan Jabat Wakil Panglima TNI, Ini Kata Moeldoko

Moeldoko mengatakan sebaiknya untuk jabatan Wakil Panglima TNI semua pihak tidak berspekulasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Beredar Kabar Jenderal Andika akan Jabat Wakil Panglima TNI, Ini Kata Moeldoko
Gita Irawan/Tribunnews.com
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa di Mabes TNI AD Jakarta Pusat pada Selasa (15/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengaku belum tahu kabar Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa akan mengisi jabatan posisi Wakil Panglima TNI.

Moeldoko mengatakan sebaiknya untuk jabatan Wakil Panglima TNI semua pihak tidak berspekulasi.

"Belum tahu itu, jangan spekulasi," kata Moeldoko di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (13/11/2019).

Moeldoko mengatakan Wakil panglima TNI nantinya akan diajukan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Baca: Moeldoko Jelaskan Pentingnya Posisi Wakil Panglima TNI

Mengenai kapasitas KSAD Jenderal Andika Perkasa, menurut Moeldoko sebaiknya tanya Panglima TNI.

"Panglima yang melihat, kok tanya saya," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal pasti menurutnya Wakil Panglima TNI akan dijabat jenderal bintang empat.

Baca: Bikin Jokowi Jengkel, Mendag Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Impor Pacul

Karena nantinya akan menjalankan tugas Kepanglimaan, sehingga sebaiknya Wakil Panglima TNI pernah menjabat Kepala Staf Angkatan.

"Intinya bahwa wakil panglima bintang empat dan dia setiap saat bisa menjalankan fungsi kepanglimaan maka seyogyanya memang sudah punya pengalaman kepala staf angkatan," katanya.

Pentingnya posisi Wakil Panglima TNI

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan posisi Wakil Panglima TNI sangat dibutuhkan.

Menurut Moeldoko, posisi Wakil Panglima TNI dibutuhkan berdasarkan kajian empirik dan operasional.

"Pertimbangan empirik salah satunya yakni, posisi Wakil Panglima TNI pernah ada sebelumnya," kata Moeldoko di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (13/11/2019).

Baca: Dinas Bina Marga DKI Siapkan Sejumlah Antisipasi Untuk Hadapi Musim Hujan

Sementara itu, pertimbangan operasional yakni posisi wakil Panglima perlu untuk mengganti tugas Panglima TNI yang harus meninjau pasukan yang ada di dalam maupun luar negeri.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas