Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ani Idrus Muncul di Google Doodle Senin 25 November 2019, Siapakah Dia?

Ani Idrus Sosok Google Doodle Hari Ini Senin 25 November 2019, Siapakah Dia? Berikut Simak Profilnya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ani Idrus Muncul di Google Doodle Senin 25 November 2019, Siapakah Dia?
GOOGLE
Ani Idrus Sosok Google Doodle Hari Ini Senin 25 November 2019, Siapakah Dia? Berikut Simak Profilnya 

Dalam dunia pendidikan, Ani juga mendirikan Taman Indria pada tahun 1953.

Kemudian ia mendirikan SD Swasta Katlia yang kemudian menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan.

Tahun 1978 mendirikan Yayasan Pendidikan Democratic dengan membuka TK, SD, SMP Perguruan Eria.

Selanjutnya, 1984 mendirikan Sekolah Pendidikan Agama Islam setingkat SD yaitu Madrasah Ibtidaiyah Rohaniah serta membangun masjid disampingnya.

Kemudian, pada tahun 1987 mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIKP) dan mendirikan Kursus Komputer Komunikasi (K-3) di Gedung Kampus STIKP.

Ani Idrus jadi Google Doodle pada Senin, 25 November 2019.
Ani Idrus jadi Google Doodle pada Senin, 25 November 2019. (GOOGLE)

Perjalanan Jurnalis

Tahun 1953 Ani mengunjungi Jepang sebagai wartawan Waspada bersama rombongan misi dagang Fact Finding Pemerintah R.I. yang diketuai oleh Dr Sudarsono untuk merundingkan pembayaran Pampasan Perang dan tahun 1954 mengunjungi Republik Rakyat Tiongkok.

Rekomendasi Untuk Anda

Tahun 1955 ia mengunjungi Belanda, Belgia, Prancis,Italia meliputi perundingan Tunku Abdul Rahman dengan Ching Peng, pimpinan Komunis Malaya, di Baling Malaysia.

Pada tahun 1956 Ani juga mengunjungi Amerika Serikat, Mesir, Turki, Jepang, Hongkong, dan Thailand.

Kemudian, tahun 1961 dan 1962 mengunjungi Inggris dan Jerman Barat serta Paris.

Lalu, tahun 1963 mengikuti rombongan Menteri Luar Negeri Subandrio ke Manila, Filipina dan mengikuti perjalan Presiden R.I. ke Irian Jaya dalam rangka penyerahan Irian Barat kepangkuan Republik Indonesia.

Selanjutnya, tahun 1976 mengikuti rombongan Adam Malik menghadiri KTT Non-Blok di Srilangka.

Penghargaan

1. Tahun 1988, Anugrah Satya Penegak Pers Pancasila dari Menteri Penerangan R.I. (H. Harmoko), anugrah itu hanya diberikan pada 12 tokoh pers nasional.

2. Tahun 1990, penghargaan dari Menteri Penerangan R.I. sebagai wartawan yang masih aktif mengabdikan diri di atas 70 thn di Ujung Pandang.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas