Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Arya Sinulingga Bantah Ahok Pernah Dilindungi KPK: Siapa, sih, Ahok sampai KPK Tidak Berani?

Arya Sinulingga membantah pernyataan Marwan Batubara terkait KPK yang disebut pernah melindungi Ahok dalam kasus korupsi.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nuryanti
Editor: Sri Juliati
zoom-in Arya Sinulingga Bantah Ahok Pernah Dilindungi KPK: Siapa, sih, Ahok sampai KPK Tidak Berani?
Tangkap Layar kanal YouTube ILC
Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga dalam acara ILC, Selasa (26/11/2019) 

TRIBUNNEWS.COM - Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga membantah pernyataan Marwan Batubara terkait Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang disebut pernah melindungi Ahok dalam kasus korupsi.

Saat ini, Ahok menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Arya Sinulingga menyebut, KPK bersifat independen, sehingga tidak mungkin KPK melindungi Ahok dari kasus korupsi.

Ia kemudian memberi contoh kasus korupsi yang menjerat menteri Presiden Jokowi sebelumnya.

Dikutip dari YouTube Indonesia Lawyers Club, Arya menyebut KPK berani untuk menangkap menteri Jokowi yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

"Kita tahu KPK sangat independen, menterinya Pak Jokowi yang kemarin ada berapa orang yang ditangkap?" ujar Arya, Selasa (26/11/2019).

Ia kemudian mempertanyakan siapa Ahok hingga KPK tidak berani untuk menangkapnya jika memang terbukti bersalah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Artinya menteri Pak Jokowi saja ditangkap, apalagi seorang Ahok, siapa sih Ahok sampai KPK tidak berani?" jelas Arya.

Arya kemudian mengatakan, KPK tidak meneruskan kasus korupsi yang pernah dilayangkan kepada Ahok dulu, karena Ahok terbukti tidak melakukan korupsi.

"KPK jelas-jelas tidak menyatakan ini ada korupsinya, KPK tidak meneruskannya," lanjut Arya,

Arya kemudian menyebut Marwan Batubara sedang halusinasi karena pernyataannya tersebut.

"Tadi semua yang dikatakan Bang Marwan adalah halusinasinya," kata dia.

"Jadi kalau dikatakan kaum milenial, Bang Marwan dalam kondisi halu," lanjut Arya.

Staf Khusus Erick Thohir ini menyebut hanya tinggal Marwan saja yang masih menghakimi Ahok dengan pernyataannya.

"Semua perangkat hukum sudah menjalankan tugasnya, jadi yang menghakimi tinggal Bang Marwan doang," ujar Arya.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas