Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Izin Perpanjangan FPI Belum Terbit, Rakyat 'Terbelah' di Trending Topic Twitter, Menolak dan Bersama

Belum jelasnya izin perpanjangan Front Pembela Islam (FPI) menimbulkan pandangan pro dan kontra di masyarakat, termasuk di jagad Twitter.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Miftah
zoom-in Izin Perpanjangan FPI Belum Terbit, Rakyat 'Terbelah' di Trending Topic Twitter, Menolak dan Bersama
Twitter - TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Trending topic Twitter Jumat (29/11/2019) pukul 17.28 WIB berkaitan dengan FPI. 

TRIBUNNEWS.COM - Belum jelasnya izin perpanjangan organisasi masyarakart (Ormas) Front Pembela Islam (FPI) menimbulkan pandangan pro dan kontra di masyarakat.

Disetujui maupun ditolaknya izin FPI menjadi wewenang Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.

Dikabarkan sebelumnya, Mendagri tengah mempelajari lebih lanjut AD/ART FPI.

Sedangkan, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi telah memberikan surat rekomendasi perpanjangan izin FPI.

Pantauan Tribunnews, jagad media sosial Twitter menunjukkan trending topic yang kontradiktif.

Hingga Jumat (29/11/2019) pukul 17.28 WIB, dua posisi teratas trending berkaitan tentang FPI.

Baca: Bahas FPI hingga PSSI, Budiman Sudjatmiko pada Rocky Gerung: Bernegara Tak Sesederhana Cara Pikirmu

Baca: Debat dengan Budiman Sudjatmiko, Rocky Gerung Pernah Anti FPI: Gua Pernah Berkelahi dengan Munarman

Trending pertama merupakan tagar #RakyatTolakKerasFPI.

Rekomendasi Untuk Anda

Sedangkan trending kedua adalah tagar #RakyatBersamaFPI.

Trending topic Twitter, Jumat (29/11/2019) pukul 17.28 WIB.
Trending topic Twitter, Jumat (29/11/2019) pukul 17.28 WIB. (Twitter)

Tagar #RakyatTolakKerasFPI dicuitkan sebanyak lebih dari 25 ribu kali.

Sedangkan tagar #RakyatBersamaFPI dicuitkan sebanyak lebih dari lima ribu kali.

Hal ini terkait masih belum jelasnya nasib perpanjangan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) FPI.

Tanggapan Tito Karnavian

Melansir Kompas.com, diberitakan Tito menyebut perpanjangan SKT FPI memakan waktu yang lebih lama.

Hal itu terkait beberapa masalah pada AD/ART ormas itu.

Tito menyebut, di dalam visi dan misi FPI, terdapat penerapan Islam secara kafah di bawah naungan khilafah Islamiah dan munculnya kata NKRI bersyariah.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas