Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diundang Khusus di Reuni 212, Anies Baswedan Disambut Teriakan Takbir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri Reuni Akbar 212 disambut dengan tepuk tangan dan teriakan takbir para peserta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Diundang Khusus di Reuni 212, Anies Baswedan Disambut Teriakan Takbir
Tangkap Layar Youtube Kompas TV
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi sambutan dalam Reuni 212 di Monas, Senin (2/12/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri Reuni Akbar 212 yang digelar di Kawasan Monas, Senin (2/12/2019) hari ini.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menggunakan seragam dinas pegawai negeri sipil (PNS) berwarna cokelat dilengkapi peci berwarna hitam.

Seluruh peserta akbar reuni 212 yang hadir menyambut kedatangan Anies dengan tepuk tangan dan teriakan takbir, dikutip dari Kompas.com.

Gubernur DKI Jakarta ini telah datang sekira pukul 06.15 WIB dan masuk melalui pintu VIP Monas.

Reuni akbar dimulai pukul 03.00 WIB dan akan berakhir pukul 08.30 WIB.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi sambutan dalam Reuni 212 di Monas, Senin (2/12/2019).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi sambutan dalam Reuni 212 di Monas, Senin (2/12/2019). (Tangkap Layar Youtube Kompas TV)

Kehadiran Anies Baswedan diabadikan dalam jepretan kamera ponsel oleh para peserta akbar reuni 212.

Agendanya diawali shalat Tahajud, Dzikir, shalat Subuh bersama, hingga bermunajat kepada Allah SWT.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, Ketua Reuni Akbar 212, Awit Masyhuri memastikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menghadiri Reuni Akbar 212.

“Iya Pak Anies udah oke (untuk datang). Sudah kita kasih undangan untuk hadir, Insya Allah kalau tidak berhalangan akan hadir,” ujar Awit, Minggu (1/12/2019).

Awit mengatakan, Anies Baswedan dalam reuni akbar itu diagendakan mengisi kata sambutan.

“Iya Pak Anies yang beri kata sambutan, beliau kan tuan rumah,” ungkapnya, dikutip dari Kompas.com.

Lanjut, Awit mengatakan tujuan reuni itu digelar untuk lebih mempererat tali persatuan umat Islam dan persatuan bangsa Indonesia.

Reuni akbar 212 kali ini mengangkat tema penistaan agama yang masih terjadi dalam menyikapinya dan keselamatan negeri di Indonesia.

Sehingga, Awit berharap tidak ada lagi penista agama di Indonesia.

Suasana jemaah yang datang di Reuni Akbar 212, Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019)
Suasana jemaah yang datang di Reuni Akbar 212, Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019) (Fahdi Fahlevi)

“Tentunya kami doa keselamatan negeri dan kami menyikapi penistaan agama yang masih terjadi di negeri in. Dari 2016 seperti itu, sudah jangan ada penista agama lagi,” kata Awit.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas