Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Granat Asap Meledak di Monas, Pimpinan DPR Minta Evaluasi Keamanan di Sekitar Istana

"Ya tentu evaluasi itu tentu dalam areal yang cukup prime ya, krusial. Dan itu juga tempat orang berolahraga kalau pagi hari," katanya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Granat Asap Meledak di Monas, Pimpinan DPR Minta Evaluasi Keamanan di Sekitar Istana
TRIBUNNEWS.COM/Firda Fitri Yanda
Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin meminta evaluasi pengamanan di Ring 1 atau di sekitar Kompleks Istana Kepresidenan menyusul adanya ledakan di Monas diduga granat asap.

"Ya tentu evaluasi itu tentu dalam areal yang cukup prime ya, krusial. Dan itu juga tempat orang berolahraga kalau pagi hari orang berolahraga dari jam 5 sampai jam 7 olahraga di situ," kata Azis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Baca: Seputar Ledakan di Monas: 2 Anggota TNI Jadi Korban, Diduga Granat Asap Hingga Kesaksian Tukang Sapu

Azis meminta kepada pihak Kepolisian untuk menelusuri penyebab terjadinya ledakan granat asap.

Ia juga berharap Kepolisian bisa menjaga kondusivitas momen menjelang perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

"Kita harapkan pihak kepolisian juga peran serta dari seluruh elemen masyarakat untuk membantu agar perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan perhelatan kita bersama, dan kita memberikan rasa aman dan tenang bagi umat Kristiani untuk melakukan sembahyang dan merayakan natal," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Diberitakan sebelumnya, Jajaran Polda Metro Jaya masih melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/12/2019).

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono, mengatakan ledakan berasal dari granat asap.

"Ini hanya granat asap dan kami akan menyelidiki secara mendalam. Ini diduga granat asap yang meledak," kata dia, saat sesi jumpa pers di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/12/2019).

Setelah temuan granat asap itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penyisiran di sekitar lokasi ledakan.

"Itu, kami akan meminta keterangan saksi di TKP dan saksi korban. Kami akan mengumpulkan informasi dari keterangan saksi, saksi dari orang-orang TKP dan korban itu sendiri. Jadi mungkin sore atau besok kami baru tanyakan ke korban bagaimana dapat granat asap itu," tambahnya.

Dua orang anggota Garnisun, Satker Pemakaman, Serka Fajar dan Kopka Gunawan menjadi korban ledakan granat asap.

Mereka menemukan granat dibungkus plastik berwarna hitam pada saat sedang berolahraga di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/12/2019).

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas