Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengenal Granat Asap, Penyebab Ledakan di Monas

Granat asap digunakan sebagai penanda zona sasaran, pendaratan, atau penyembunyi pergerakan tentara

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Adya Rosyada Yonas
zoom-in Mengenal Granat Asap, Penyebab Ledakan di Monas
Kompas TV
Ilustrasi Granat Asap Produksi PT Pindad 

TRIBUNNEWS.COM – Granat asap merupakan granat berbentuk kaleng yang digunakan sebagai alat isyarat darat atau darat ke udara.

Granat asap digunakan sebagai penanda zona sasaran, pendaratan, atau penyembunyi pergerakan tentara.

Granat asap biasanya terbentuk dari silinder logam dengan lubang di bagian atas dan bawah untuk mengeluarkan asap.

Kaleng diisi dengan sesuatu seperti pewarna, kalium klorat, atau laktosa.

Granat asap ini akan mengeluarkan sejumlah besar asap, tidak seperti kembang api atau bom asap yang hampir tidak mengeluarkan asap.

Asap yang dilepaskan dari granat asap bisa berwarna apa saja atau bahkan tidak berwarna ketika diisi dengan Hexachloroethane Zinc dan Granular Aluminium. 

granat asap1
Bagian-bagian granat asap (clipart4biz.com)

Kata ‘granat’ sendiri diketahui berasal sari bahasa Prancis, yaitu kata (pome) 'grenate' yang artinya adalah buah delima.

Rekomendasi Untuk Anda

Istilah ini muncul karena granat pada awalnya mirip buah delima atau pomegranate.

Awalnya, granat berbentuk bola kecil yang di dalamnya diisi sebuk mesiu.

Granat awalnya dikembangkan sekitar tahun 1000 Masehi oleh orang China.

BACA SELENGKAPNYA >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Sumber: TribunnewsWiki
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas