Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Erick Thohir Tegas Pecat Dirut Garuda Indonesia, Jokowi: Pesan untuk Lainnya, Jangan Main-main

Jokowi mengapresiasi langkah Menteri BUMN Erick Thohir terkait dengan pencopotan jabatan Ari Askhara sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Erick Thohir Tegas Pecat Dirut Garuda Indonesia, Jokowi: Pesan untuk Lainnya, Jangan Main-main
Youtube SCTV
Jokowi mengapresiasi langkah Menteri BUMN Erick Thohir terkait dengan pencopotan jabatan Ari Askhara sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi langkah Menteri BUMN Erick Thohir terkait dengan pencopotan jabatan Ari Askhara sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia

Jokowi menyampaikan dalam hal ini dapat dijadikan peringatan keras bagi para pejabat BUMN lainnya.

“Menteri BUMN sudah tegas sekali, ini pesan untuk yang lainnya jangan main-main,” tegas Jokowi, dilansir dari YouTube Surya Citra Televisi (SCTV), Jumat (6/12/2019).

“Jangan ada yang mengulang-ulang seperti itu lagi,” kata Jokowi.

Hal itu disampaikan Jokowi seusai melakukan peresmian tol JORR II ruas Kunciran-Serpong Tangerang Selatan.

Mengenai penunjukkan pengganti dari Ari Askhara sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia, presiden menyerahkannya pada Menteri BUMN Erick Thohir.

“Tanyakan pada menteri,” kata presiden singkat.

Rekomendasi Untuk Anda

Diberitakan sebelumnya, Ari Askhara dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia karena terbukti melakukan penyelundupan motor Harley Davidson melalui pesawat Garuda yang baru saja keluar dari pabrik airbus di Perancis.

Tak hanya motor, juga terdapat dua unit sepeda Brompton.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan kronologi penyelundupan Harley Davidson tipe Shovelhead keluaran 1972 dan sepeda Brompton.

Kasus penyelundupan terungkap saat Petugas Bea dan Cukai menemukan onderdil motor Harley Davidson dan sepeda Brompton ilegal di hanggar PT Garuda Maintenance Facility (GMF).

Sri Mulyani menyampaikan pihaknya tak menukan adanya cargo.

"Hasil pemeriksaan bea cukai terhadap pesawat tersebut pada bagian kabin kokpit dan penumpang pesawat memang tidak ditemukan pelanggaran kepabeanan dan tidak ditemukan barang cargo lainnya."

"Kemudian petugas bea cukai melakukan pemeriksaan pada lambung pesawat, yaitu tempat bagasi penumpang,"

"Di sana ditemukan beberapa koper bagasi penumpang dan 18 box warna coklat yang keseluruhannya memiliki klaim tax sebagai bagasi penumpang," jelasnya, dilansir dari YouTube MetroTVNews, Kamis (5/12/2019).

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas