Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

'Teror' Ular Kobra di Citayam Bogor, Warga Temukan Puluhan Ekor

Puluhan ular kobra ditemukan di permukiman warga di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu pagi (8/12/2019).

'Teror' Ular Kobra di Citayam Bogor, Warga Temukan Puluhan Ekor
Koleksi Tribunnews
Ular Kobra 

Kini warga sudah mengantisipasi dengan menyisir perumahan dan membersihkan lingkungan sekitar agar ular-ular tidak kembali bermukim di pemukiman warga.

Warga Bekerja Bakti Bersihkan Sarang Kobra
Warga bekerja bakti bersihkan sarang ular kobra di sekitar Perumahan Royal Citayem.

Sementara itu, melansir dari TribunJabar, saat terkena gigitan ular maka sebaiknya tidak boleh melakukan gerakan terhadap bagian yang terkena gigitan.

Disampaikan oleh pakar gigitan ular dan toksikologi Tri Maharani, jika ada gerakan dari tubuh yang tergigit maka bisa ular akan menyebar ke seluruh tubuh.

Oleh karena itu, sebaiknya bagian yang terkena gigitan dapat langsung dibaringkan.

Tindakan ini dapat menjadi tanganan utama agar bisa ular tidak menyebar secara sitemik.

Maka posisi ini akan membuat metabolisme tubuh mengeluarkan sendiri racun dari tubuh.

Tri Maharani pun mengutip penjelasan dari buku panduan WHO.

Saat racun masih ada pada fase lokal, dalam dua sampai tiga hari racunnya sudah keluar.

"Kalau ada di fase lokal, (bisa) keluar dengan sendirinya. Minimal observasi 24-48 jam. Jadi, kalau tergigit dan hanya sendiri, nggak bisa kemana-mana, dalam 2-3 hari sudah keluar (racunnya),” kata Tri Maharani.

Jika ingin memastikan bisa ular maka perlu pula diperhatikan gejala yang ditimbulkan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Nidaul 'Urwatul Wutsqa
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas