Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Erick Thohir Copot Jabatan Dirut Garuda, Bambang Soesatyo: Tak Cukup Dipecat, Tapi Harus Dipidana

Bambang Soesatyo terkait dengan perilaku dan tindakan Ari Askhara, baginya tidak cukup dengan pemecatan, tetapi harus dituntaskan pidananya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Erick Thohir Copot Jabatan Dirut Garuda, Bambang Soesatyo: Tak Cukup Dipecat, Tapi Harus Dipidana
TRIBUNNEWS/CHAERUL UMAM
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo 

Dia memastikan tidak akan ragu-ragu merombak manajemen atau jajaran direksi PT Garuda Indonesia jika memang ditemukan indikasi melanggar tata kelola perusahaan yang baik.

"Prosesnya karena (perusahaan) terbuka harus seperti itu. Saya tidak mau juga ada pesan yang salah yakni seakan-akan pemerintah mengintervensi atau masuk di segi korporasi, apalagi (perusahaan) yang terbuka," ujarnya.

Erick Thohir telah memecat Ari Ashkara terkait kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton melalui pesawat Garuda.

Dilansir YouTube MetroTVNews, perbuatan Ari Ashkara membuat Erick Thohir geram dan langsung mencopot dirinya dari jabatan Dirut Garuda Indonesia.

“Dengan itu, saya akan memberhentikan saudara Direktur Utama Garuda."

"Karena Garuda adalah perusahaan publik, akan ada prosedur lainnya," ujar Erick Thohir ketika memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Erick menjelaskan, proses penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton dilakukan secara menyeluruh.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal yang membuat Erick semakin geram, proses penyelundupan tersebut dilakukan oleh Ari Ashkara.

Ari Ashkara merupakan orang yang diduga memesan motor Harley Davidson.

"Bahwa daripada komite audit, disebutkan mempunyai kesaksian tambahan siang ini, motor Harley Davidson diduga milik saudara Ari Ashkara," ungkap Erick.

(Tribunnews.com/Indah Aprilin Cahyani)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas