Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Tegaskan Ahok dan Dirut Pertama untuk Turunkan Impor Minyak dan Gas

Jokowi meminta kepada Komisaris Utama Pertamina Ahok dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati untuk menurunkan nilai impor migas dan bangun kilang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jokowi Tegaskan Ahok dan Dirut Pertama untuk Turunkan Impor Minyak dan Gas
Tangkap Layar YouTube KompasTV
Jokowi Minta Pertamina Segera Bangun Kilang Minyak 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati untuk menurunkan nilai impor minyak dan gas.

Hal tersebut ditujukan untuk menekan defisit pada neraca perdagangan Indonesia.

Hingga Oktober 2019, neraca perdagangan migas masih defisit 7,27 miliar dollar AS.

Penyebab defisit tersebut adalah impor minyak mentah dan hasil minyak tercatar 4,43 miliar dollar AS, dan 11,12 miliar dollar AS.

Impor Minyak
Impor Minyak (YouTube Kompas TV)

Upaya penekanan migas dilakukan dengan penggunaan B-30 per Januari 2020 mendatang.

Selain itu, produksi minyak dalam negeri harus ditingkatkan.

Untuk meningkatkan produksi minyak dalam negeri diperlukan pembangunan kilang minyak.

Rekomendasi Untuk Anda

"Itu harus. Masa sudah 34 tahun tidak bisa membangun kilang minyak? Kebangetan," tutur Jokowi yang Tribunnews kutip melalui YouTube Kompas TV, Rabu (11/12/2019).

Jokowi juga menyampaikan akan mengawal perkembangan rencana pembangunan kilang minyak tersebut.

"Akan saya ikuti terus juga progresnya, prosentasenya sampai sejauh mana," tegasnya.

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo (YouTube Kompas TV)

Pertemuan Jokowi dengan Ahok

Nicke Widyawati didampingi Ahok menemui Jokowi untuk membahas perkembangan industri energi dan petrokimia, salah satunya kesiapan biodiesel B30.

Nicke menyampaikan mengenai kesiapan untuk penerapan B30.

"Jadi kita akan jalankan, semuanya sudah siap penerapan B30 di semua Terminal Bahan Bakar Minyak dan semua SPBU," kata Nicke yang Tribunnews kutip dari Kompas.com, Senin (9/12/2019) seusai pertemuan di Jakarta.

Menurut Nicke, ia melaporkan tentang progres pembangunan kilang minyak dan sejumlah pabrik petrokimia.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas