Dapat Penghargaan dari PT Pos, Al Izhar Perkenalkan Mind Mapping Filateli Bagi Pelajar Indonesia
Setelah mendapat penghargaan dari Pos Indonesia, Al-Ihzar semakin tancap gas lagi dengan berbagai kegiatannya.
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satu karya baru di Indonesia diperkenalkan oleh Klub Filateli Al-Izhar tahun 2015 oleh Pustakawan dan Pembina Filateli sekolah tersebut, Ani Dasadim yaitu Mind Mapping Filateli (MMF).
"Selama ini Alhamdulillah Filateli Al-Izhar, satu satunya sekolah yang masih eksis melaksanakan program Filateli. Bahkan tahun 2013 PT Pos Indonesia memberikan penghargaan kepada Filateli Al-Izhar yang berprestasi dalam Pengembangan kegiatan sekolah. Di Klub Filateli Al-Izhar (KFI), Filateli, sebagai media yang menarik dalam proses pembelajaran," kata Ani Dasadim kepada Tribunnews.com, Kamis (12/12/2019).
Setelah mendapat penghargaan dari Pos Indonesia, Al-Ihzar semakin tancap gas lagi dengan berbagai kegiatannya.
Bahkan mulai tahun 2015 Ani Dasadim memperkenalkan MMF dan karya-karyanya pernah dipamerkan di Kantor Filateli Jakarta (KFJ) di Jl Pos No.1 Jakarta Pusat.
Awalnya Buzan seorang penulis kreatif. Menurut Ani, Metode Mind Mapping diperkenalkan sejak 1970.
"Mind Mapping (pemetaan pikiran) merupakan cara mudah untuk menempatkan informasi ke dalam otak dan mengeluarkan kembali. Mencatat kreatif, efektif dan akan memetakan pikiran-pikiran manusia," kata Ani Dasadim.
Mind mapping akan membantu memilah, menyusun sesuatu sehingga dapat dikerjakan dengan baik.
Baca: Pameran Filateli Balipex 2019 di Denpasar Bagian Peningkatan Pendidikan
Baca: Incar Pebisnis Online, PT Pos Luncurkan Layanan Pengiriman Maksimal 2 Hari di Seluruh Jawa
Baca: Untuk Kedua Kalinya Bea Cukai Kualanamu Gagalkan Penyelundupan Daun Khat Ethiopia
"Salah satu teknik belajar, dalam setiap pembelajaran di ekskul Filateli, saya bekerjasama dengan para guru kelas, di mana di unit sekolah SD belajarnya menggunakan teknik Mind Mapping. Bagi saya ini sangat mungkin diimplentasikan di ekskul Filateli agar dalam penyampaian materi pembelajaran tidak membosankan," ujar dia.
Program dalam pengajaran di ekskul Filateli Al-Izhar, materi dan tekhniknya beragam.
"Mind Mapping dipraktikkan di akhir semester 1 ini untuk memancing ide siswa. Hal ini dilakukan sebagai mobile teaching, dilakukan pula diskusi, story telling, tanya jawab, presentasi, simulai dan sebagainya," kata dia.
Untuk pendidikan MMF ini memang tidak ada kredit poin.
"Kami melakukan kegiatan ekskul sesuai dengan program yang kami kirim ke perguruan. Dalam program 1 tahun pelajaran terdiri dari beberapa program kegiatan yang harus kami laksanakan di semester 1 sampai 2. Jika target tidak tercapai. Bisa jadi tahun akan datang terus diadakan atau diganti dengan program yang lebih menarik lagi," kata Ani Dasadim.
Dalam menyusun program Filateli, Al-Izhar bekerja sama dengan unit sekolah SD, SMP atau SMA, jika pesertanya dari berbagai unit.
Baca: MPR Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan Melalui Prangko
Baca: Karyawan PT Pos Akan Lanjutkan Aksi Demo Bila Senin Besok Gaji Tak Dibayar
Baca: Mengaku Istri Pejabat PT Pos Indonesia, Wanita Adukan Perselingkuhan Suami dengan Bawahan ke Hotman
Kerja sama dengan berbagai instansi lain seperti dengan sekolah lain, dengan komunitas lain, dengan perusahaan misalnya dengan PT Pos Indonesia, dengan DPR-RI, dengan kementerian seperti Kominfo, dengan KFJ, dengan Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI) dan sebagainya.
"Filatelinya sendiri dilakukan sejak tahun 2009. Disetujui masuk ekskul sekolah tahun 2010. Kemudian tahun 2012 Klub Filateli Al-Izhar turut serta di Pameran internasional di JCC. Seteleh mendapat seleksi dalam pemaran sebelumnya. Awalnya kami hanya berpartisipasi dan memperkenalkan kalau di Indonesia ada Filateli Kreatif," kata Ani.